AYOJAKARTA.COM -- Pemerintah melalui sejumlah kementerian telah menyiapkan anggaran Rp 504,7 Triliun yang akan dialokasikan bagi para KPM bansos di Indonesia.
Untuk memastikan kesinambungan KPM bansos di bidang pendidikan, di tahun 2025 pemerintah juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 722,6 Triliun.
Sedangkan untuk menunjang kesehatan para KPM bansos, anggaran sebesar Rp 187,8 Triliun juga sudah disiapkan pemerintah pada tahun 2025.
Baca Juga: Imbas Kenaikan PPN 12 Persen, Benarkah Ada Bansos Khusus Mulai Januari 2025?
Seluruh anggaran dan biaya perlindungan sosial tersebut, akan disalurkan pemerintah melalui berbagai jenis bantuan yang terdiri dari beberapa program unggulan.
Adapun jenis program bansos pertama yang akan disalurkan pemerintah mulai Januari 2025 adalah Makan Bergizi Gratis dengan nominal anggaran sebesar Rp 71 Triliun.
Bukan hanya menyasar kepada siswa peserta didik, program MBG juga disalurkan bagi Ibu Hamil serta Menyusui dengan total jumlah KPM sebanyak 19,47 juta orang.
Selain mendorong peningkatan mutu gizi melalui program MBG yang dimulai pada 2 Januari, anggaran perlinsos tahun 2025 juga akan menyasar untuk para KPM PBI JK.
Baca Juga: 5 Bansos yang Disalurkan Kepada KPM hingga 31 Desember 2024, Ada yang Lewat PT Pos Indonesia
Bertujuan untuk mengoptimalkan layanan kesehatan, KPM PBI JK yang telah terdaftar dalam DTSE akan menerima bantuan sebesar Rp 42,000 per orang.
Adapun jenis bansos ketiga yang akan disalurkan pemerintah di tahun 2025 adalah Cadangan Beras Pemerintah sebanyak 10 kilogram.
Mengalami penurunan jumlah dari 22 juta menjadi 16 juta KPM, bansos pangan akan tetap diadakan hingga periode Februari 2025.
Jenis bansos keempat yang akan kembali disalurkan pemerintah pada awal tahun 2025 adalah Program Indonesia Pintar atau PIP bagi peserta didik usia maksimal 21 tahun.
Baca Juga: Diganti dengan Uang Tunai Rp120 Ribu, Jenis Bansos Ini Tidak Ada di Tahun 2025!
Merupakan bansos kolaborasi dari Kemensos, Kemenag dan Kemendikbud, besaran bansos PIP bervariasi dari Rp 225,000 sampai dengan Rp 1,800,000 per per siswa.
Bansos berikutnya yang akan disalurkan pemerintah pada tahun 2025 adalah Program Keluarga Harapan atau PKH serta Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT.
Menurut Gus Ipul selaku Mensos, bansos PKH dan BPNT periode salur awal tahun 2025 diperkirakan akan mengalami peningkatan kuota.
Baca Juga: Siap-Siap Kecewa! Inilah 5 Syarat Wajib untuk Bisa Mendapat Bansos PKH dan BPNT di Tahun 2025
Bantuan ketujuh yang akan disalurkan pemerintah di tahun 2025 adalah Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD dengan anggaran Rp 3,600,000 per tahun per KPM.
Bansos kedelapan yang akan diberikan pemerintah di tahun 2025 adalah Subsidi atau Diskon tarif listrik sebesar 50 persen bagi rumah tangga kategori di bawah 2,200 VA.
Adapun bansos kesembilan yang diprediksi akan mulai disalurkan pemerintah di awal tahun 2025 adalah BLT BBM.***

Share this article
Pemerintah melalui sejumlah kementerian telah menyiapkan anggaran Rp 504,7 Triliun yang akan dialokasikan bagi para KPM bansos di Indonesia.