AYOJAKARTA.COM – Dampak adanya perbedaan kebijakan pasca transisi kepemimpinan terhadap para KPM bansos, adalah potensi terjadinya perubahan status penerima.
Bukan hanya potensi perubahan status penerima, dampak lain adanya perbedaan gaya kepemimpinan juga memungkinkan terhapusnya bantuan bagi KPM bansos.
Wacana akan adanya penghapusan sejumlah bantuan bagi KPM bansos di tahun 2025, juga masih menjadi sorotan di kalangan masyarakat.
Baca Juga: Jokowi Buka Suara Usai Disebut Terlibat atas Kasus Hasto Krisyanto: Saya Sudah Purna Tugas Tak Tahu
Salah satu jenis bansos yang diperkirakan akan mengalami penyesuaian kebijakan pada tahun 2025 mendatang adalah subsidi Gas Melon.
Meski masih dalam tahap wacana dan uji coba, pemerintah menemukan banyak terdapat kejanggalan terkait kelayakan bagi penerima bantuan.
Akibat pendistribusian yang tidak tepat sasaran, penggunaan Gas Melon diduga lebih banyak dipergunakan bagi kalangan masyarakat mampu hingga kaya.
Untuk mengoptimalkan bansos subsidi Gas Melon agar lebih tepat sasaran, pemerintah berencana akan menyalurkan bantuan langsung tunai kepada keluarga pra sejahtera.
Selain persoalan gas melon, jenis bantuan sosial yang juga masih menjadi sorotan bagi banyak kalangan adalah penghapusan subsidi BBM.
Baca Juga: Tingkatkan Kompetensi dan Keselamatan Kerja, LSP Gosowong NHM Beri Pelatihan Juru Las
Berdasarkan pemanfaatan di lapangan, pengguna BBM bersubsidi yang sedianya dikhususkan bagi masyarakat kelas menengah kebawah mengalami ketidaktepatan sasaran.
Akibat adanya penyaluran bantuan subsidi yang tidak tepat, pemerintah juga berencana akan melakukan penghapusan BBM bersubsidi.
Sebagai dampak dari penghapusan tersebut, pemerintah akan memberikan bantuan dalam bentuk tunai yang dinilai akan menjadi lebih tepat sasaran.
Melalui mekanisme dan regulasi yang belum mencapai final, pengguna Gas Melon dan BBM Bersubsidi dari keluarga pra sejahtera akan menerima penggantian tunai.
Adapun nilai pengganti yang akan diterima masing-masing KPM atas penghapusan kedua subsidi tersebut adalah berada di kisaran Rp 100,000 sampai dengan 120,000.
Baca Juga: Tanggal Berapa Pendaftaran PPPK Periode 2 Tahun 2024 Ditutup? Bagi yang Belum Daftar Wajib Cek
Untuk memastikan ketepatan sasaran, pemerintah hingga saat ini masih terus melakukan pemutakhiran data bagi calon penerima manfaat dari masing-masing program.
Selain memberi bansos dalam bentuk tunai sebagai pengganti subsidi Gas Melon dan BBM, pemerintah juga akan mulai menerapkan program Makan Bergizi Gratis di tahun 2025.
Selain menyasar kepada peserta didik sekolah, program MBG juga ditujukan untuk mengoptimalkan kemampuan generasi penerus bangsa.
Sebagai akibat dari pemberlakuan program bantuan sosial baru di tahun 2025, anggaran untuk menyiapkan bantuan lama terpaksa disesuaikan.
Adapun jenis bansos yang dipastikan akan terdampak sehingga tidak lagi disalurkan pada tahun 2025 adalah Bansos Stunting, IPKP Rawan Pangan, serta CBP Beras 10 kilogram. ***

Share this article
Wacana akan adanya penghapusan sejumlah bantuan bagi KPM bansos di tahun 2025, juga masih menjadi sorotan di kalangan masyarakat.