AYOJAKARTA.COM – Saat ini, kita hidup di era yang penuh dengan perubahan cepat yang tak terduga.
Volatilitas, ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas merajai zaman ini, sehingga kita perlu Learning Agility.
Untuk berhasil di era yang dinamis ini, kita perlu memiliki kemampuan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan situasi yang berubah.
Learning Agility adalah kemampuan untuk belajar dengan cepat dan beradaptasi dengan lingkungan baru.
Bagaimana meningkatkan Learning Agility dalam diri agar bisa mengikuti perubahan zaman? Simak penjelasan berikut.
Dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube Hantari Academy yang diunggah 3 Juni 2022 tentang tip anti Kudet dengan meningkatkan Learning Agility.
Hantari menjelaskan tentang tips untuk meningkatkan Learning Agility agar tidak Kudet atau Kurang Update.
Menurut penelitian profesor psikologi dan pendidikan di Columbia University, sebanyak 50% dari para pemimpin yang baru direkrut oleh perusahaan gagal mencapai target kerja mereka karena kurangnya Learning Agility.
Mereka mungkin memiliki pengalaman yang luas, tetapi kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.
Apa saja ciri-ciri orang yang memiliki Learning Agility yang baik?
Terbuka terhadap ide-ide baru, senang menghadapi tantangan, dan tidak ragu untuk meminta masukan dari orang lain.
Selain itu, siap belajar hal - hal baru dan menggunakan pengetahuan serta pengalaman untuk mengatasi masalah.
Berikut 5 tips meningkatkan Learning Agility agar tidak Kudet atau Kurang Update menurut psikologi:
1. Kita harus siap menghadapi perubahan
2. Kita perlu selalu mencari peluang untuk belajar dari setiap keadaan, baik itu dari keberhasilan maupun kegagalan.
3. Jangan pernah puas dengan apa yang sudah kita ketahui atau capai saat ini
Kita harus terus mengembangkan diri agar tetap relevan dengan perkembangan dunia.
4. Terapkan dan mengaplikasikan apa yang sudah kita pelajari
Belajar tidak cukup hanya untuk menambah pengetahuan, tetapi juga untuk mengaplikasikan apa yang telah dipelajari dalam kehidupan.
5. lakukan refleksi diri dan cari masukan dari orang lain
Kita perlu melihat masalah dari berbagai sudut pandang untuk bisa terus berkembang.
Selain itu, kita perlu memiliki growth mindset atau pola pikir yang percaya bahwa kita bisa berubah dan berkembang.
Dengan memiliki growth mindset, kita akan lebih termotivasi untuk terus belajar dan mengembangkan Learning Agility.
Dengan meningkatkan Learning Agility kita, kita akan menjadi lebih siap menghadapi perubahan dan tetap relevan di era yang terus berubah ini.

Share this article
Bagaimana meningkatkan Learning Agility dalam diri agar bisa mengikuti perubahan zaman? Simak penjelasan berikut.