AYOJAKARTA.COM - Stoikisme atau biasa disebut juga Stoa merupakan salah satu aliran filsafat yang diperkenalkan pertama kali oleh Zeno dari Citium pada abad ke-3 SM.
Saat masih berusia muda Zeno dari Citium yang merupakan Pendiri aliran Stoikisme atau Stoa, merupakan sosok yang mengagumi keberanian Socrates.
Dalam perkembangannya Stoikisme atau Stoa menjadi salah satu aliran yang cukup banyak mendapat apresiasi dari masyarakat hingga saat ini.
Baca Juga: Sempat Viral KJMU dan KIP Kuliah Akan Dicabut, Ini Perbedaan dan Besaran Nominalnya, Sudah Tahu?
Meski sebagian kalangan menganggap Stoa merupakan bentuk dari Toxic Positivity, para tokoh dan penganut aliran ini sangat berpendirian tegas menyangkut sebuah hubungan.
Menurut pandangan kaum Stoa nilai paling esensial dan mendasar dari setiap hubungan adalah penghormatan, serta sikap menghargai untuk mengalami tumbuh bersama.
Jika sebuah hubungan tidak lagi menjadikan seseorang tumbuh dan menjadi bijaksana, maka hal tersebut merupakan sebuah tanda harus berakhirnya suatu hubungan.
Untuk memahami sudut pandang tersebut, berikut adalah tanda-tanda sebuah hubungan yang harus segera diakhiri menurut pandangan Stoikisme.
Baca Juga: Sempat Viral KJMU dan KIP Kuliah Akan Dicabut, Ini Perbedaan dan Besaran Nominalnya, Sudah Tahu?
1. Tidak Ada Rasa Kebahagiaan
Pertama, kaum Stoa memilih dan memutuskan untuk mengakhiri sebuah hubungan jika tidak lagi mendatangkan rasa kebahagiaan dan serta kepuasan.
Kondisi tidak bahagia akan mengakibatkan terganggunya keseimbangan emosional dan intelektual, sehingga harus segera disudahi.
Kaum Stoa beranggapan bahwa emosi merupakan reaksi batiniah seseorang terhadap suatu realitas atau kondisi eksternal yang dapat dikendalikan oleh akal sehat atau intelektual.
Emosi seseorang yang berlebihan, tidak sehat dan sukar dikendalikan, akan membawa dampak merusak bagi kehidupan manusia lain.
2. Mengorbankan Harga Diri
Tanda hubungan harus segera diakhiri adalah ketika sudah mengorbankan harga diri , karena merupakan bekal untuk mencapai kebajikan dan kehormatan.
Keberanian yang bersumber dari kejujuran, merupakan bekal setiap manusia untuk mencapai martabat sehingga harus diperjuangkan.
Ketika seseorang memperlakukan diri dengan tidak adil dan tidak hormat, maka harga diri mengalami ancaman sehingga perlu dipertahankan.
Menghormati dan mencintai diri sendiri merupakan suatu kewajiban yang menjadi tugas setiap individu untuk mencapai kebajikan.
Baca Juga: Tes Psikologi: Objek Apa yang Pertama Dilihat? Pilihanmu Bisa Ungkap Kondisi Mental Kamu Saat Ini
3. Hubugan Tidak Berdampak pada Diri
Tanda ketiga dari hubungan yang harus diakhiri adalah saat hubungan tersebut tidak lagi berdampak pada perkembangan pribadi baik intelektual, emosional, maupun moral.
Jika sebuah hubungan hanya melahirkan rasa bosan, kecemasan, kurang motivasi, maka hubungan tersebut harus diakhiri.
Hubungan yang tidak mendatangkan motivasi dan perkembangan diri hanya akan membuat seseorang mengalami mati secara rohani.
4. Tidak Ada Rasa Tenang
Tanda keempat sebuah hubungan harus diakhiri menurut kaum Stoa adalah saat tidak lagi mendatangkan rasa tenang dan kedamaian diri. ***

Share this article
4 tanda ini menandakan Anda harus mengakhiri hubungan menurut aliran filsafat stoikisme atau stoa yang terkenal damai