AYOJAKARTA.COM -- Belanja online memang telah menjadi tren yang sangat populer terutama di kalangan anak muda selama beberapa tahun terakhir.
Kemudahan internet dan godaan iklan promo diskon di sejumlah platform yang sangat masif membuat banyak anak muda yang sehari-hari memegang gadget sulit menghindari godaan.
Di Indonesia sendiri ada beberapa platform yang menyediakan layanan belanja online, seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, Blibli, Zalora, dll. Belum termasuk jasa pesan antar makanan instan seperti GoFood, GrabFood, ShopeeFodd, dll.
Baca Juga: 8 Tips Financial Freedom untuk Generasi Z, Prosesnya Harus Dinikmati!
Kecanduan belanja online harus dihentikan karena dapat menyebabkan sejumlah masalah dan dampak negatif bagi individu dan kehidupan mereka, seperti masalah keuangan yang boros, gangguan produktifitas, hingga gangguan mental dan psikis.
Berhenti kecanduan belanja online akan bermanfaat buat kamu, seperti bisa menghemat uang, mengurangi stres, meningkatkan kesehatan mental, meningkatkan fokus dan produktivitas, meningkatkan kontrol diri, dan meningkatkan kualitas hidup
Upaya untuk menghentikan kecanduan belanja online bisa menjadi tantangan, tetapi dengan komitmen dan strategi yang tepat, hal itu dapat dicapai. Tapi, kamu bisa mencoba mengatasi masalah kecanduan ini dengan beberapa langkah sederhana.
Baca Juga: 8 Tanda Kamu Orang Boros Tapi Tidak Disadari dari Kebiasaan Sehari-hari
1. Kecanduan Harus Diakui
Hal pertama yang harus dilakukan untuk mengurangi kecanduan adalah dengan mengakui kalau kita terjebak dalam kecanduan belanja online. Akui bahwa kecanduan ini dapat berdampak negatif pada keuangan, kesehatan mental, dan kehidupan sosial.
2. Buat Rencana Pengeluaran
Buat anggaran bulanan yang realistis dan patuhi rencana pengeluaran tersebut. Tetapkan batas untuk berapa banyak uang yang boleh kamu habiskan dalam belanja online dan disiplin untuk tidak melampaui batas tersebut. Jangan sampai berlebihan dan merusak rencana keuangan.
3. Kurangi Godaan
Jika aplikasi belanja online terus memanggil-manggil, mungkin sudah saatnya kamu menghapusnya. Jika terlalu sulit, pertimbangkan untuk menyembunyikan aplikasi tersebut di folder tersembunyi agar lebih sulit diakses.
Baca Juga: 8 Gaya Hidup Boros Sehari-hari yang Harus Dihindari, Kuras Isi Dompet Tanpa Disadari
4. Hindari Iklan dan Tawaran Promosi
Iklan dan tawaran promosi dapat merangsang keinginan untuk belanja lebih banyak. Nonaktifkan notifikasi promosi dari toko online dan hindari membuka iklan yang muncul saat browsing.
5. Cari Kegiatan Lain
Temukan kegiatan lain yang dapat mengalihkan perhatian kamu dari belanja online, seperti olahraga, membaca, seni, atau menghabiskan waktu bersama teman-teman dan keluarga.
6. Batasi Waktu Online
Kamu bisa mengatur batasan waktu untuk aktivitas online secara umum, termasuk belanja online. Jika kamu hanya mengizinkan diri untuk mengakses internet selama jangka waktu tertentu, kamu akan mengurangi kesempatan untuk berbelanja secara impulsif.
7. Libatkan Dukungan Teman dan Keluarga
Berbicaralah dengan teman atau anggota keluarga tentang kecanduanmu. Mereka bisa memberikan dukungan moral dan membantu memotivasi kamu untuk tetap berada di jalur yang benar.
Baca Juga: 6 Bulan Kecanduan 6 Kebiasaan Sederhana Ini? Siap-siap Hidup Kamu Akan Berubah Total
Perlu diingat bahwa mengatasi kecanduan adalah proses yang memerlukan waktu dan kesabaran. Jangan ragu untuk mencari dukungan dari orang terdekat dan ingatlah bahwa kamu tidak sendirian dalam perjuangan ini.

Share this article
Berhenti kecanduan belanja online akan bermanfaat buat kamu, seperti bisa menghemat uang, mengurangi stres, meningkatkan kesehatan mental.