AYOJAKARTA.COM – Disadari atau tidak, setiap tahunnya sedikit banyak harga kebutuhan pokok selalu mengalami perubahan atau kenaikan.
Oleh sebab itu, mau tidak mau kita harus pintar mengatur keuangan agar bisa mencukupi kebutuhan hidup dan menabung.
Namun bagi sebagian orang, mengatur keuangan adalah hal yang cukup rumit.
Apalagi jika banyak kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulannya.
Baca Juga: Inilah Alokasi Formasi CPNS yang Punya Kesempatan Besar untuk Jadi CASN 2023
Untuk itu sebagai pemula yang ingin mengatur keuangan, bisa mencoba menerapkan pola 10-10-10-20-50.
Pola mengatur keuangan dengan metode 10-10-10-20-50 ini dijelaskan akun TikTok @edhozell pada (28/3/23).
Bagaimana caranya? Berikut penjelasannya.
Cara mengatur uang bagi pemula dengan menggunakan prinsip 10-10-10-20-50 adalah membagi uang tersebut ke dalam beberapa kebutuhan.
Untuk kebutuhan yang pertama yaitu sisihkan sebanyak 10 persen untuk kita kembalikan ke Tuhan atau sedekah.
Lalu untuk 10 persen yang kedua kita sisihkan lagi, hanya saja kali ini untuk kita gunakan sebagai investasi.
Kemudian selanjutnya untuk 10 persen yang ketiga kita sisihkan juga tetapi untuk menabung biaya tidak terduga.
Sementara yang 20 persen untuk keinginan kita dan 50 persen atau paling besar benar-benar untuk kebutuhan kita.
Baca Juga: Sederet Selebgram yang Ditangkap karena Promosikan Judi Online, Ada yang Sampai Bisa Beli Moge
Jadi contohnya, misalkan saja kamu memiliki gaji sebesar Rp 5 juta, maka jika diatur dengan menggunakan rumus tersebut hitungannya akan seperti ini.
Kita sisihkan dahulu Rp 500 ribu untuk kita kembalikan kepada Tuhan dari sisi amal atau mungkin donasi.
Lalu 10 persen berikutnya bisa kita gunakan sebagai investasi seperti reksadana, beli emas atau investasi skill baru.
Kemudian yang 10 persen selanjutnya kita gunakan untuk menabung dan juga biaya tidak terduga tadi.
Baca Juga: Sering Kehilangan Motivasi untuk Olahraga? Lakukan Hal Ini Agar Semangat Tetap Membara
Barulah yang 20 persen bisa digunakan untuk keinginan kita.
Bagaimanapun ini juga penting karena namanya manusia pastilah butuh aktualisasi diri, lifestyle dan perbaikan mental.
Tujuannya tak lain tentunya agar kita makin semangat untuk bekerja dan terus mendapatkan penghasilan.
Terakhir yang 50 persen dari total gaji barulah digunakan untuk kebutuhan hidup yang utama.
Seperti tempat tinggal serta makanan sehari-hari dan berbagai cicilan lain seperti air, listrik, ataupun wifi.***

Share this article
Berikut ini cara mengatur keuangan bagi gaji UMR dengan metode 10-10-10-20-50, bagaimana praktiknya?