AYOJAKARTA.COM – Menjadi salah satu negara penghasil terbesar di dunia, masyarakat Indonesia tentu akrab dengan aneka minuman dari jenis olahan Kopi.
Meski dikenal karena karakter dasarnya yang pahit, Kopi dengan kandungan zat kafein di dalamnya juga dapat diolah sehingga menghadirkan sensasi dan rasa berbeda.
Dianggap sebagai salah satu jenis minuman yang mampu menegaskan sisi individual dan juga meredupkan batasan sosial, Kopi memiliki sejumlah fakta serta mitos.
Kopi oleh sebagian kalangan dianggap mampu menjadi penyebab munculnya berbagai jenis penyakit seperti Kanker, Diabetes tipe II bahkan hingga menyebabkan serangan jantung.
Namun faktanya, karena mengandung antioksidan yang berfungsi melindungi sel dari radikal bebas kopi tidak dapat menyebabkan penyakit kanker.
Karena itu perempuan hamil, dalam kadar yang tidak berlebihan atau relatif sedikit tetap dapat mengkonsumsi kopi meski mengandung kafein.
Umumnya, Kafein dalam kopi akan bertahan selama sekitar Empat Jam setelah dikonsumsi, sehingga dapat menyebabkan tekanan darah pada seseorang.
Guna mencegah terjadinya peningkatan tekanan darah, pastikan tidak terus-menerus mengkonsumsi kopi dalam rentang kurang dari empat jam.
Menurut dr. Juwalita Surapsari, Sp. GK selaku Dokter Spesialis Gizi Klinik, batas toleransi Maksimal mengkonsumsi kopi bagi perempuan hamil adalah satu cangkir.
Kandungan Diuretik pada kopi juga dapat mengakibatkan terjadinya peningkatan frekuensi Buang Air Kecil atau Urinasi, sehingga perlu diimbangi dengan air putih agar tidak dehidrasi.
Baca Juga: Korban Bertambah, Dokter Residen RSHS Bandung Gunakan Modus Pembiusan pada Pasien
Untuk memperoleh hasil maksimal dan mencegah obesitas, pastikan tidak mencampur kopi dengan tambahan gula, susu, dan sejenisnya secara berlebihan.
Demi menjaga kesehatan organ pencernaan, mengkonsumsi kopi sebaiknya tidak lebih dari tiga cangkir sehari menggunakan jenis Arabika bagi penderita gangguan lambung.
Fakta menarik tentang kopi, juga sempat diungkap oleh Dokter Tirta yang menjadikan kopi sebagai materi skripsi saat menjadi mahasiswa di Universitas Gadjah Mada.
Pada setiap 250 hingga 400 mg kandungan kafein, Dokter Tirta menyebut minuman kopi akan mendatangkan dampak positif bagi tubuh.
Selain mengandung zat pencegah radikal bebas, kopi juga dapat menghindarkan atau mencegah orang yang mengkonsumsinya dari penyakit Cardiovascular.
Namun sebaliknya, mengkonsumsi kopi melebihi takaran sehat justru akan mendatangkan berbagai dampak merusak.
Baca Juga: Prosesi Pemakaman Eyang Titiek Puspa, dari Salat Jenazah Privat hingga Pemakaman di TPU Tanah Kusir
Saraf Simpatis pada tubuh, menurut Dokter Tirta akan mengalami berbagai jenis macam rangsangan saat terkena zat kafein sehingga akan direspon secara alamiah.
“Minum kopi jangan lebih dari tiga gelas, yang ada asam lambung naik, dan saraf simpatis akan meningkat,” terangnya.

Share this article
Menjadi salah satu negara penghasil terbesar di dunia, masyarakat Indonesia tentu akrab dengan aneka minuman dari jenis olahan Kopi.