AYOJAKARTA.COM - Dengan aplikasi perpesanan seperti WhatsApp yang kini menjadi paltform yang dimiliki oleh semua orang, nampaknya diskusi akan lebih mudah.
Bahkan perbincangan dalam diskusi bernilai triliunan rupiah yang dilakukan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sempat menghebohkan Indonesia juga melalui WA.
Ya, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) membuka bukti kasus negosiasi antara Apple dan pemerintah Indonesia yang mencengangkan publik baru-baru ini.
Perusahaan teknologi senilai triliunan dolar ini telah membuat proposal rencana investasi Apple di Indonesia sebesar US$ 1 miliar atau sekitar Rp 16,17 triliun yang dikirimkan kepada Kementerian Perindustrian.
Beda dari biasanya yang mengandalkan pertemuan tatap muka, kali ini investasi Apple hanya teknologi saja.
Hal ini sudah ditanggapi oleh Juru Bicara Kemenperin Febri Hendri Antoni Arief yang mengatakan rencana investasi Apple untuk membahas iPhone 16 ini menggunakan proposal.
Baca Juga: Berapa Gaji PNS Golongan 2? Ini Kisaran Gaji Pokok untuk Gol 1 sampai 4 Tahun 2025 Terbaru!
Bahkan kabarnya proposal tersebut sudah diterima Kementerian Investasi.
Tidak hanya itu, Kementerian Perindustrian bahkan saat ini sudah memberi jawaban secara informal kepada Apple atas rencana investasi tersebut.
"Apple sudah mengirimkan proposal resmi ke Dirjen Ilmate, Kementerian Perindustrian Indonesia," ungkap Juru Bicara Kemenperin, sebagaimana yang dikutip dari TikTok aanginitiative, Selasa (7/1/2025).
"Sebenarnya proposalnya sama dan enggak ada beda-bedanya dengan yang melalui Kementerian Investasi ya," lanjut Febri Hendri Antoni Arief.
Baca Juga: Kelebihan Vivo X200 Pro Ada di Kamera? Kamera Sensor Besar, Efek Bokeh Premium, dan Video 8K
Sayangnya untuk bisa memberikan persetujuan atau jawaban formal atas proposal tersebut, Kementerian Perindustrian masih menunggu waktu.
Hal itu karena mereka harus berunding lebih dulu dengan para petinggi raksasa teknologi itu untuk melakukan negosiasi secara langsung.
Salah satu alasannya karena selama ini proses negosiasi antara Apple dengan pihaknya baru berlangsung via aplikasi WhatsApp (WA) dan belum secara formal.
Sehingga nanti pihaknya, masih nunggu pihak Apple datang ke Kementerian Perindustrian demi negosiasi langsung bukan via WA.
Malah perihal jawaban informal yang sudah diberikan kementrian, hal ini masih belum bisa disampaikan ke publik karena itu merupakan bahan negosiasi Kemenperin dengan Apple ke depan.
Alasannya karena subject to negotiation dan Febri juga belum bisa memastikan apakah proposal rencana investasi Rp 16 triliun ini akan disetujui Kementerian atau tidak.
Sebab, hal ini membuat kementrian masih menunggu proses negosiasi langsung yang hingga saat ini masih 'dihindari' Apple.
"Ini semua tergantung Apple-nya seperti yang sudah dikatakan Pak Menteri," ungkapnya.
"Betul, Apple sudah diundang ke Indonesia tapi nggak pernah datang," tegas Febri.
Baca Juga: Tabel Gaji Pensiunan PNS usai Naik! Cair Awal Tahun 2025, Lengkap dari Golongan I- IV
Dengan begitu, sudah bisa dipastikan bahwa negosiasi selama ini hanya di WA saja.
"Yang kami harapkan sih mereka datang ke sini, kami butuh mereka hadir fisik," tutupnya.

Share this article
Kemenperin membuka bukti kasus negosiasi antara Apple dan pemerintah Indonesia yang mencengangkan publik baru-baru ini.