TEBET, AYOJAKARTA – Musim penghujan yang saat ini melanda Ibu Kota, juga kerap memunculkan beragam penyakit salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD). Warga DKI Jakarta diminta untuk mewaspadai penyakit tersebut.
Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat (Jakpus) Dhany Sukma meminta warganya agar waspada terhadap potensi DBD yang sering kali terjadi di musim penghujan.
Menurutnya, upaya pencegahan DBD di wilayah Jakpus sudah dilakukan, yaitu dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Dhany mengatakan, pihaknya meminta bantuan para kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) untuk melakukan PSN.
Namun, dia menegaskan kader Jumantik tidak dapat melakukan tugas tersebut sendirian. Dhany juga meminta agar langkah pencegahan melalui Jumantik juga perlu didukung warga sebagai penghuni rumah.
"Penghuni rumah juga harus melakukan PSN secara mandiri, tapi pendeteksiannya tetap melalui Jumantik untuk mengetahui angka bebas jentiknya," ungkapnya, seperti dilansir dari pusat.jakarta.go.id, Senin 1 November 2021.
"Jadi penghuni yang memantau bukan Jumantiknya yang melakukan pengurasan, penutupan kemudian pemusnahan," tambahnya.
Selain itu, Dhany juga menginstruksikan jajaran lurah dan camat untuk mengerakan seluruh potensi yang ada di masyarakat untuk melakukan pemantauan dan PSN. Serta melakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan.
"Jadi ketika terjadi resiko minimal respon waktunya cepat. Sebelum itu terjadi juga langkah preventif dan promotif harus dikedepankan," jelas dia.
Terkait ketersediaan rumah sakit untuk penanganan DBD di masa pandemi ini, menurutnya ketersediaan rumah sakit di Jakpus untuk penanganan DBD masih aman. Meski demikian Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat tidak berharap wilayah Jakpus mendapatkan kasus DBD.
"Kami tidak berharap itu terjadi, tapi tetap jika itu terjadi harus sudah siap ketersediaan rumah sakitnya," ujarnya.

Share this article
Musim penghujan yang saat ini melanda Ibu Kota, juga kerap memunculkan beragam penyakit salah satunya Demam Berdarah Dengue (DBD).