TEBET, AYOJAKARTA.COM – Masuknya musim penghujan membuat sebagian wilayah harus melakukan antisipasi banjir dan genangan, terutama pada titik-titik yang rawan.
Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta melakukan perbaikan dan pemeliharaan terhadap 10 unit Automatic Rainfall Recorder (ARR) atau alat ukur curah hujan.
AYO BACA : Antisipasi Banjir, 45 Personel Pasukan Biru Jakarta Pusat Kuras 3 Titik Saluran
Perbaikan dan pemeliharaan tersebut dilakukan agar dapat berfungsi dengan baik. Mengingat ada beberapa alat ukur yang mengalami kerusakan di sejumlah daerah di Jakarta.
Kepala Satuan Pelaksana Sistem Informasi Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas SDA DKI Jakarta, Anwar Sobandi, menjelaskan ARR adalah peralatan yang digunakan untuk menghitung jumlah curah hujan dalam satuan waktu tertentu secara otomatis, dengan bantuan solar panel dan baterai sebagai sumber listriknya.
AYO BACA : 86 RT Tergenang & Banjir, Paling Banyak di Kampung Melayu
Pelaksanaan perbaikan dan pemeliharaan dimulai sejak pertengahan September 2020 dan saat ini seluruh alat ARR sudah berfungsi dengan baik.
"Perbaikan dan pemeliharaan alat ARR dilakukan dengan cara mengganti komponen-komponen yang rusak seperti, Mechanical Shaft Encoder, Charger Controller, Solar Panel, dan GSM Modem," ungkap Anwar, dilansir dari beritajakarta.id, Jumat (5/11/2020).
Menurutnya, perbaikan dan pemeliharaan 10 alat ARR dirasa perlu karena data curah hujan yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai data dasar analisa hidrologi.
"Selain itu juga dapat dimanfaatkan untuk mengetahui berapa curah hujan suatu wilayah pada saat terjadinya hujan secara realtime," ucap dia.
ARR tersebut berada di Pintu Air Manggarai, Pintu Air Karet, PS. Krukut Hulu, Bendung Katulampa, PS. Cipinang Hulu, Pintu Air Cideng, Rumah Pompa Pluit, Rumah Pompa Pasar Ikan, Pintu Air Marina Ancol dan Rumah Pompa Yos Sudarso 1.
AYO BACA : Diskusi Banjir, Anies Berharap Jaksel Punya Alat Ukur Volume Air Hujan

Share this article
Masuknya musim penghujan membuat sebagian wilayah harus melakukan antisipasi banjir dan genangan, terutama pada titik-titik yang rawan.