MATRAMAN, AYOJAKARTA.COM -- Perkembangan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta menurun dalam sepekan terakhir. Meski angkanya terbilang kecil, penurunan ini patut disyukuri karena Jakarta merupakan wilayah dengan kasus tertinggi di Indonesia.
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan, kasus positif Covid-19 di Jakarta menurun -0,8%. Angka ini merupakan perbandingan pada periode 21-27 Setember dengan 28 September-4 Oktober.
AYO BACA : Bertambah 1.211 Kasus Positif, Kasus Aktif di DKI Jakarta Melampaui 13 Ribu
"Harus kita dorong lagi agar penurunannya jauh lebih tinggi lagi. Tapi dari pekan-pekan sebelumnya peningkatan cukup signifikan terutama di awal september. Nah ini mulai sedikit menurun," kata Dewi dalam dialog yang disiarkan channel YouTube BNPB, Rabu (7/10/2020).
Selain pertumbuhan kasus, tren angka kematian juga menurun. Menurut Dewi, penurunan hingga -52,4% pada periode 21-27 September dengan 28-4 Oktober. Penurunan ini akibat adanya interventi dari pemerintah baik pusat maupun daerah.
AYO BACA : Hari Ini, Penambahan 4.538 Kasus Positif Covid-19 di Indonesia (Update 7 Oktober 2020)
"Tren (kematian) di DKI Jakarta memang pada pertengahan pada pertengahan hingga akhir september, jumlah kematiannya tiba-tiba naik, cukup tinggi di DKI Jakarta. Namun pada pekan terakhir ini penurunannya luar biasa yakni -52,4%," jelasnya.
Sementara itu, Pemorov DKI pada hari ini melaporkan penambahan kasus sebanyak 1.041. Sehingga, per 7 Oktober total kasus positif Covid-19 di Jakarta mencapai 82.383.
"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.340 kasus, lantaran sejumlah 299 kasus adalah data positif 5 hari terakhir dari 2 laboratorium yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 95.459. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 58.533," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia.
AYO BACA : Revisi Maklumat, Pemkot Bekasi Bolehkan Restoran Drive-thru 24 Jam

Share this article
Meski angkanya terbilang kecil, penurunan ini patut disyukuri karena Jakarta merupakan wilayah dengan kasus tertinggi di Indonesia.