JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sebanyak 31 persen warga DKI Jakarta tetap ingin mudik saat Lebaran. Angka ini berdasarkan survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 9 hingga 12 April 2020.
AYO BACA : PSI Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Publikasikan Data Bantuan Sosial
Chief Executive Officer SMRC, Sirajuddin Abbas dalam keterangan tertulis mengatakan, survei ini melibatkan 1.200 responden yang diwawancarai melalui telepon, dengan margin of error 2,9 persen. Responden yang menyatakan ingin mudik ini berlatar belakang pendidikan tinggi dan berpenghasilan tinggi.
AYO BACA : Nekat Beroperasi saat PSBB, 23 Kantor di Jakarta Dipaksa Tutup
"Kemudian, secara nasional, persentase warga yang ingin mudik mencapai 11% atau setara dengan 20 juta warga dewasa," katanya, Jumat (17/4/2020).
Sirajuddin menuturkan, pemerintah perlu bertindak tegas terhadap kegiatan mudik, terutama dari Jakarta sebagai episenter penyebaran Covid-19. Sebab, aktivitas mudik berpotensi membawa penularan virus tersebut ke daerah.
"Mengingat masih tingginya minat para perantau untuk mudik, nampaknya masih diperlukan edukasi dan penataan yang lebih tegas terhadap kegiatan mudik terutama dari Jakarta," jelasnya.
AYO BACA : 13 Kelurahan di Jaktim dan Jaksel Terima Bantuan Sosial

Share this article
Angka ini berdasarkan survei yang dilakukan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada 9 hingga 12 April 2020.