AYO BACA : Sergio Farias Puji Evan Dimas: Pemain Luar BiasaAYO BACA : Ganjil-Genap Ditiadakan
JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Peningkatan pasien positif Covid-19 membuat Jakarta urgen ditutup. Namun. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku akan berkonsultasi dulu dengan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB).
"Jakarta sudah perlu menutup kegiatan-kegiatam baik di dalam maupun di luar, kedatangan orang dari dalam dan luar Jakarta," ujar Anies di Jakarta, Minggu (15/3/2020).
Anies meminta warga Ibu Kota agar tidak melakukan perjalanan luar kota atau menunda rencana pulang kampung untuk mencegah potensi penyebaran COVID-19.
"Jangan sampai ada di antara kita yang pulang kampung tanpa disadari membawa virus ke kampung halaman atau ke wilayah lain. Karena Jakarta saat ini merupakan salah satu tempat virus itu menular dari pribadi ke pribadi lain," kata dia.
Permintaan itu disampaikannya bersamaan dengan saran bagi masyarakat untuk melakukan 'social distancing measure' atau berkegiatan dari jarak jauh. Selain meminta warga tidak melakukan perjalanan luar kota, Anies juga mengimbau masyarakat agar tidak keluar rumah jika kegiatannya tidak penting.
"Jangan keluar rumah kecuali amat penting. Sebisa mungkin kerjakan pertemuan dengan jarak jauh. Jalankan ini dengan serius untuk seluruh anggota keluarga. Selamatkan diri sendiri, selamatkan keluarga. Itu artinya menyelamatkan orang banyak," kata Anies.
Ia pun meminta masyarakat mengurangi kegiatan berkumpul agar lebih memperkecil kemungkinan penyebaran COVID-19. Termasuk penyelenggaraan kegiatan agama untuk beribadah, Anies meminta masyarakat melakukan ibadah dari rumah hingga COVID-19 dapat dikendalikan.
AYO BACA : Ternyata, Istri dan Anak Pegawai Telkom yang Meninggal di Cianjur Positif COVID-19
Share this article
- Peningkatan pasien positif Covid-19 membuat Jakarta urgen ditutup. Namun. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku akan berkonsultasi dulu dengan Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB). "Jakarta sudah perlu menutup kegiatan-kegiatam baik di dalam maupun di luar, kedatangan orang dari dalam dan luar Jakarta," ujar Anies di Jakarta, Minggu (15/3/2020). Anies meminta warga Ibu Kota agar tidak melakukan perjalanan luar kota atau menunda rencana pulang kampung untuk mencegah potensi penyebaran COVID-19.