JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan, visi jakarta sebagai sebuah ibu kota adalah kota yang maju, lestari dan berbudaya, yang warganya terlibat dalam mewujudkan keberadaban, keadilan dan kesejahteraan.
Kata kunci untuk mewujudkannya adalah warga terlibat atau gotong royong.
"Republik ini, kota ini harus dibangun dengan semangat gotong royong. Maka kita menerjemahkan visi ini menjadi kerangka kerja di pemerintah," kata Anies dalam Rakornas Pengadaan LKPP, dikutip dari Instagram resminya, @aniesbaswedan.
Anies merasa bersyukur karena Perpres 16/2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa diterbitkan, yang di dalamnya memberi peluang untuk mengajak warga melalui swakelola tipe 3 dan 4.
Prinsip keterlibatan publik pun dijalankan dalam integrasi transportasi publik di Jakarta.
"Kita ingin menghubungkan seluruh Jakarta (90 persen). Kalau Pemprov mengerjakan itu sendiri maka kita harus membeli ribuan bus baru," ucapnya.
Namun Pemprov DKI memilih jalan beda. Pemprov mengundang semua operator kendaraan umum, menyusun bersama sebuah kolaborasi.
"Operator-operator itu masuk ke e-katalog, kita membayar jasa mereka per kilometer. Dengan kolaborasi JakLingko ini kita berhasil meningkatkan jumlah penumpang Transjakarta 2 kali lipat dalam 2 tahun," klaim Anies.
Kolaborasi juga terlihat dalam Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT AS). Sejak tahun 2018 Pemprov DKI bekerja sama dengan komite sekolah dan orang tua melalui pengadaan swakelola tipe 4.
"Kami yang menyediakan anggarannya, orang tua murid yang memasak sarapan, dengan menu yang gizinya diawasi Dinkes DKI. Dan kalau orang tua yang memasak sendiri, tentu mereka ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Kini PMT-AS sudah memberikan sarapan untuk 35 ribu anak sekolah di Jakarta setiap pagi," terang Anies.
Anies akan terus mendorong kolaborasi warga dalam pengadaan barang dan jasa. Tercatat di LKPP ada 17 katalog dengan 4857 item, lalu di e-order juga telah terdaftar 14 ribu UMKM sebagai bagian dari Pengembangan Kewirausahaan Terpadu.
"Terima kasih atas bimbingan LKPP selama ini, kita berharap bisa terus kembangkan dan mendorong lebih luas keterlibatan warga. Dengan pendekatan pembangunan seperti ini, harapannya dapat mencapai tujuan kita, keadilan sosial," ujarnya.
.jpeg)
Share this article
Kolaborasi juga terlihat dalam Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PMT AS). Sejak tahun 2018 Pemprov DKI bekerja sama dengan komite sekolah dan orang tua melalui pengadaan swakelola tipe 4.