JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Dinas Perhubungan DKI Jakarta memasang barrier baru di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/7/2019) siang.
Di area itu sebenarnya sudah pernah ada barrier serupa dari bahan plastik sebanyak 50 buah, namun hangus terbakar akibat kerusuhan di sekitar Gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Mei silam.
"Ini barriernya kami ambil dari yang ada di depan KPU. Soalnya di sana sudah tidak dipakai lagi," kata salah seorang petugas Dishub, Doni, saat ditemui di sela-sela melakukan pekerjaannya memasang barrier beton di Jalan Wahid Hasyim.
Langkah ini diapresiasi Kepala Pos Polisi Sabang Iptu H. Kardiyana. Menurut Kardiyana, setelah barrier plastik rusak, banyak pengendara sepeda motor yang kerap memutar atau melawan arus.
"Ini kan sebenarnya sudah lama dibikin jalan satu arah. Tapi karena barrier dan rambu-rambu jalan sempat rusak, pengendara sepeda motor sering seenaknya menerobos," ujar Iptu Kardiyana.
Proses pemasangan barrier beton sempat membuat arus kendaraan tersendat karena petugas Dishub harus menggunakan kendaraan khusus untuk memindahkan dan memasang pembatas tersebut.
Saat ini di perempatan Jalan Wahid Hasyim diberlakukan sistem satu arah. Kendaraan dari arah Tanah Abang tidak dapat memasuki Jalan Wahid Hasyim menuju arah Jalan Cemara, demikian pula sebaliknya.
Sedangkan di Jalan Agus Salim, arus kendaraan telah dibuat sistem satu arah, sehingga kendaraan hanya dapat melaju ke arah perempatan Kebon Sirih.

Share this article
Dinas Perhubungan DKI Jakarta memasang barrier baru di Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, pada Selasa (16/7/2019) siang