JAGAKARSA, AYOJAKARTA.COM - Ide Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk mengecat genteng rumah warga di sekitar jalan layang (flyover) Tanjung Barat dan Lenteng Agung, Jakarta Selatan menjadi satu warna dianggap menjadi ide yang kontroversial oleh beberapa pihak.
Seorang warga di Jalan Agung Raya 1, Lenteng Agung, Jagakarsa, Iqbal (32) mengaku belum mengetahui instruksi pengecatan warna senada pada genteng rumah di sekitar flyover tapal kuda yang dilontarkan oleh Anies Baswedan.
Dirinya mengaku menunggu informasi lanjutan dari aparatur pemerintah terkait tentang pengecatan genteng rumah.
“Kalau rencana mau dicat gentengnya, saya belum tahu ya. Kalau Pemprov DKI mau cat, ya, saya terima saja rencananya,” kata Iqbal kepada Ayojakarta.
Iqbal menambahkan, belum ada sosialisasi terkait rencana pengecetan genteng dari pihak kelurahan. Ia menyebutkan, apapun rencana Pemprov DKI untuk meningkatkan keindahan lingkungan sekitar akan diikuti oleh dirinya.
“Saya tunggu keputusan RT, RW, Lurah dan Camat. Kalau biar bagus, rapi dan indah saya ikuti saja. Untuk kebaikan mah saya manut,” ujarnya.
Sementara itu, Lurah Lenteng Agung Bayu Pasca Soengkono mengungkapkan pihak telah mendata 311 rumah yang bersedia atapnya dicat seragam. Menurutnya, ada sekitar empat RW yang masuk dalam cakupan.
AYO BACA : Jalan Layang Tapal Kuda Pertama di Jakarta Selesai Desember
"Untuk pendataan sementara sudah dilakukan di empat RW, yakni di RW 01, 02, 03, dan 05. Sepanjang sisi kanan dan kiri flyover," ujar Bayu dihubungi Ayojakarta, Senin (24/8/2020).
Ia mengatakan, sejauh ini, pihaknya baru melakukan pendataan secara umum. Bakal ada tim teknis yang bakal menentukan rumah mana yang atapnya bakal dicat seragam sesuai keinginan Anies.
"Mengenai titik pastinya nanti dari tim teknis yang akan menentukan," ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut, genteng rumah warga di sekitar flyover Tanjung Barat dan Lenteng Agung akan diwarnai menjadi satu warna. Hal ini bakal dilakukan agar flyover tapal kuda tersebut terlihat indah estetikanya ketika dipotret dari udara dengan drone.
Pernyataan tersebut dilontarkan Anies dalam rapat pimpinan terkait progress pembangunan simpang tak sebidang yang diunggah di kanal YouTube Pemprov DKI, Rabu (19/8/2020).
“Nanti ini (warna gentengnya tak senada) akan begini terus fotonya bertahun-tahun ke depan. Wali Kota bicarakan dengan rumah-rumah di sini gentengnya dicatin semua, Pak. Jadi kita obrolin dari sekarang,” ujar Anies dalam video tersebut.
Anies meminta agar Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali untuk membicarakan pewarnaan genteng dengan warga sekitar. Nantinya, untuk warna genteng akan ditentukan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Share this article
“Saya tunggu keputusan RT, RW, Lurah dan Camat. Kalau biar bagus, rapi dan indah saya ikuti saja. Untuk kebaikan mah saya manut,” ujarnya.