JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sejak pasien pertama virus corona ditemukan di Indonesia, DKI Jakarta terus menjadi wilayah dengan kasus Covid-19 terbanyak.
Hingga hari ini (Senin, 27/4/2020), ada 3.832 warga Jakarta yang positif Covid-19. Angka kematian pun cukup tinggi mencapai 375 orang. Sementara jumlah pasien yang sembuh 338 orang.
Tak hanya mengancam kesehatan warga, wabah ini juga menyerang perekonomian masyarakat. Sektor ekonomi nyaris lumpuh, banyak orang kehilangan penghasilan harian sehingga angka kemiskinan di Jakarta dipastikan membengkak.
Pengamat perkotaan, Yayat Supriatna, mengatakan, kelompok rentan di Jakarta berpotensi menambah angka kemiskinan. Kelompok rentan yang dimaksud adalah warga yang kehilangan penghasilan akibat pandemi Covid-19.
"Kelompok rentan ini yang berpotensi menjadi kelompok miskin baru karena kehilangan penghasilan, karena kehilangan mata pencaharian," kata Yayat saat dihubungi Ayojakarta, Senin (27/4/2020).
Yayat berpandangan, Pemprov DKI perlu melakukan pendataan lebih masif terhadap kelompok rentan miskin. Dibutuhkan validasi data agar kelompok ini tidak terlewati bantuan sosial dari pemerintah.
"Yang menjadi masalah kita adalah berapa jumlah mereka yang selama ini menjadi korban atau kelompok rentan baru. Pencatatannya menjadi persoalan ketika tidak ada yang melaporkan resmi," jelas Yayat.
Pemprov DKI juga perlu memetakan sektor ekonomi yang lumpuh dan sektor mana yang masih bergerak. Menurut Yayat, kinerja sektor ekonomi yang masih hidup perlu ditingkatkan demi memastikan perekonomian tetap bergeliat.
"Sekarang kita harus memisahkan di mana sektor-sektor yang masih bergerak dan mana sektor yang sama sekali lumpuh. Harus bisa dipetakan, sektor yang masih tetap berjalan bisa jadi sektor yang akan digenjot peningkatan perannya," ungkapnya.
Menurut, sektor perekonomian yang bisa ditingkatkan kinerjanya adalah perdagangan, industri barang konsumsi, dan industri kesehatan.
"Sektor perdagangan yang menjadi pemasok kebutuhan dasar itu masih bisa digenjot, di samping sektor kesehatan seperti industri masker, industri alat kesehatan, dan industri obat-obatan," imbuhnya.

Share this article
Pemprov DKI perlu melakukan pendataan lebih masif terhadap kelompok rentan miskin. Dibutuhkan validasi data agar kelompok ini tidak terlewati bantuan sosial dari pemerintah.