CILINCING, AYOJAKARTA.COM – Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu selama periode Januari 2020 hingga Oktober 2020, tercatat telah melakukan 461 operasi penyelamatan.
Angka tersebut meningkat sekitar 64% dari periode yang sama pada 2019 dengan jumlah 168 kegiatan evakuasi.
AYO BACA : Hari Ini 4 November Terakhir Pendaftaran Fakir Miskin & Orang Tak Mampu di DKI Jakarta
Kepala Sudin Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Rahmat Kristantio mengatakan, operasi penyelamatan yang dilakukan seperti evakuasi korban tenggelam, tertimbun bangunan runtuh, terjebak banjir, terjepit hingga evakuasi hewan, dan sarang tawon.
"Sepanjang 2020 ini kita sudah lakukan penyelamatan banjir 57 kali dan pohon tumbang 38 kali," ujar Rahmat, dilansir utara.jakarta.go.id, Selasa (3/11/2020).
AYO BACA : Kisah Perajin yang Manfaatkan Barang Bekas saat Pandemi di Kepulauan Seribu
Dari jumlah itu, operasi terbanyak adalah penyelamatan atas aduan warga yang meminta mengevakuasi hewan sebanyak 149 kali, disusul evakuasi sarang tawon 118 kali.
Evakuasi hewan yang dimaksud berupa penyelamatan hewan peliharaan dalam kondisi tersangkut di saluran dan ketinggian. Termasuk mengevakuasi ular atau monyet liar dari lingkungan permukiman karena dikhawatirkan membahayakan warga.
Ia mengimbau warga yang memerlukan bantuan kepada jajarannya bisa mendatangi langsung Kantor Pusat Pemadam Jakarta Utara di Jalan Pemadam Kebakaran Nomor 113, Semper Barat atau menghubungi layanan telepon di 021-44833513 atau fax-44835555.
"Puncak penghujan kita antisipasi bencana dan membutuhkan operasi penyelamatan," pungkasnya.
AYO BACA : Siaga Bencana, Wali Kota Jakarta Barat Ingatkan HP Petugas Tiap Unit Aktif 24 Jam

Share this article
Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu selama periode Januari 2020 hingga Oktober 2020, tercatat telah melakukan 461 operasi penyelamatan.