CILINCING, AYOJAKARTA.COM -- Tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Kota Jakarta Utara menyalurkan bantuan sosial bagi korban kebakaran di Jalan Kalibaru Barat I, RT02 RW08, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing.
Ketua Tim Penggerak PKK, Suni Sigit Wijatmoko, mengatakan penyaluran bantuan berdasarkan kebutuhan masyarakat. “Kami antarkan donasi berupa paket snack, pakaian, celana, masker, air mineral, pampers, perlengkapan salat, dan lain-lain untuk warga Kalibaru yang mengalami musibah kebakaran," ujar Suni dilansir utara.jakarta.go.id, Selasa (22/9/2020).
Dalam kegiatan bakti sosial ini, Tim PKK dan DWP Jakarta Utara turut mengajak komunitas dongeng yang tergabung dalam Kampung Dongeng (KADO) Jakarta Utara. Mereka hadir untuk menghibur anak-anak yang masih bertahan di tenda pengungsian.
“Kami juga berkolaborasi dengan komunitas dongeng mengadakan trauma healing bagi anak-anak korban kebakaran. Secara psikologis, mereka pasti trauma dengan kejadian kebakaran kemarin. Dengan mendengarkan dongeng dan badut-badut lucu diharapkan bisa memberikan hiburan untuk anak-anak Kalibaru," ujarnya.
Suni berharap dengan adanya bantuan sosial yang dilakukan bisa meringankan beban masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19. "Semoga bantuan ini bisa sedikit meringankan beban dan warga Kalibaru bisa dengan ikhlas menerima ini sebagai ujian dan permasalahan ini bisa cepat tertangani," kata Sunni.
Sebelumnya, sebanyak 23 unit rumah menjadi korban amukan si jago merah di Jalan Kalibaru Timur 1 Bungur, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2020) lalu.
Saksi yang berada di lokasi bernama Rohana mengatakan, saat itu ia sedang bersantai sebelum kejadian berlangsung. Namun ia mendengar suara ledakan yang seperti petasan. "Awalnya saya kira petasan. Enggak ngira bakal begini," ujar Rohana.
Rohana lalu mendengar anaknya berlari dari luar rumah sambil berteriak kepadanya soal adanya kebakaran. Ia langsung panik dan melihat keluar ternyata si jago merah membakar rumah di belakang tempat tinggalnya.
“Saya tahu dari anak saya saja, dia lari, saya panik,” katanya.
Ia lantas berusaha menyelamatkan berbagai benda berharganya seperti surat-surat, perhiasan, ijazah, dan sebagainya. Sementara beberapa barang elektronik yang sulit dibawa harus direlakan hangus.
"Saya sempet bawa surat-surat, ijazah, akta anak, perhiasan. Ada kulkas selamat sih tadi bawa warga lain," ujarnya.
Kepala Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Asril Rizal, mengatakan api diketahui mulai membakar permukiman yang dekat dengan kawasan Poncol itu sekitar pukul 14.45 WIB.
Si jago merah tersebut juga melahap sekitar 30 unit rumah dan membutuhkan 24 unit mobil pemadam kebakaran untuk mematikan kobaran api.

Share this article
Tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Pemerintah Kota Jakarta Utara menyalurkan bantuan sosial bagi korban kebakaran di Jalan Kalibaru Barat I, RT02 RW08, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing.