CILINCING, AYOJAKARTA.COM – Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim meresmikan Warung Nahdatul Ulama (warNU) di Yayasan Al Munada, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara. Ali berharap dengan adanya warNU pergerakan ekonomi masyarakat Jakarta Utara dapat berjalan lebih optimal di masa pandemi Covid-19.
“Atas nama Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara, kami ucapkan terimakasih atas kerja besar Nahdatul Ulama telah membantu pemerintah mengembangkan ekonomi masyarakat,” kata Ali dilansir utara.jakarta.go.id, Rabu (2/9/2020).
Program kios warga atau warNU ini merupakan kios digital yang menjual produk kebutuhan sehari-hari dengan menggunakan alat transaksi pintar berbasis digital dengan berbagai keunggulan, salah satunya kemudahan permodalan.
AYO BACA : Hari Ini, Ribuan Petugas Sensus Sambangi Tiap Rumah Tangga di Jakarta Utara
Ali menambahkan, warNU diharapkan dapat berkolaborasi dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berada di Jakarta Utara.
“Mudah-mudahan di warNU tidak hanya menjual barang pabrik, tetapi juga ada barang produksi rumahan. Seperti makanan ataupun kerajinan masyarakat yang bisa dititipkan pada etalasenya,” tambahnya.
Sebagai warNU yang diresmikan pertama di Jakarta Utara, Ali ingin kios warga tersebut dapat semakin berkembang dan menjadi kios yang besar.
AYO BACA : Soal Penjemputan Paksa ABK Muara Baru, Kapolsek Sebut Berita Hoaks
“Bukan hanya WARNU dari Nahdatul Ulama. Jika ada organisasi masyarakat lain yang ingin memajukan perekonomian warga dengan melakukan hal yang sama, tentu kami dari Pemerintah Jakarta Utara akan mensupport,” ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Koordinator Bidang (Kemenko) Perekonomian berkolaborasi dengan Nahdlatul Ulama (NU) meresmikan Piloting Kios Warga Nahdlatul Ulama (WarNU) Digital dan Penyerahan Simbolis Kartu Santri/Pelajar NU Digital secara daring pada, Kamis (4/6/2020) di dua kota, Jakarta dan Cirebon. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk mendukung target Indeks keuangan inklusif sebesar 90% pada 2024.
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Iskandar Simorangkir, mengatakan dalam empat tahun ke depan ditargetkan akan dibentuk 10 ribu kios warNU Digital, dengan bantuan fasilitasi dari Kemenko Perekonomian bersama para stakeholder keuangan inklusif.
“Melalui kios warNU Digital, UMKM akan dapat dukungan penguatan usaha berupa pembiayaan usaha kios, sistem pemesanan digital terintegrasi, pendampingan, ekosistem nontunai (cashless), sistem delivery digital, dan sistem informasi pelacakan (tracking) digital,” kata Iskandar dikutip dalam ekon.go.id, Kamis (4/6/2020).
Kemudian, pendampingan yang akan diberikan oleh PT JSS berbentuk strategi manajemen kios, pengelolaan layout kios, penggunaan aplikasi digital, manajemen operasional dan pendampingan usaha secara berkala. Sedangkan, dalam hal penguatan permodalan akan dilakukan melalui skema pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Lembaga Penyalur KUR dan pembiayaan usaha dari perusahaan teknologi finansial (tekfin) seperti Kerjasama.com
AYO BACA : Dukung PJJ dengan JakWifi, Jakut Pasang 447 Titik Wifi Gratis

Share this article
Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara Ali Maulana Hakim meresmikan Warung Nahdatul Ulama (warNU) di Yayasan Al Munada, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara.