KEPULAUAN SERIBU, AYOJAKARTA.COM - Bupati Kepulauan Seribu, Husein Murad mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan seekor sapi untuk kurban di Kepulauan Seribu. Husein pun merasa bangga lantaran pemberian tersebut merupakan perhatian dari seorang presiden kepada rakyatnya di Kepulauan Seribu.
Selain sumbangan kurban seekor sapi dari Jokowi, kata dia, Kepulauan Seribu juga menerima dua ekor sapi kurban dari Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan juga diberikan. Kini, total hewan kurban yang diberikan berjumlah 12 ekor sapi dan 32 kambing. Jumlah tersebut juga ditambah yang berasal dari masyarakat.
Huseein pun mengucap terima kasih kepada Presiden Jokowi dan Gubernur Anies atas pemberian hewan kurban tersebut.
AYO BACA : Ini 9 Klaster Pasien Covid-19 dan Potensi Penyebaran di DKI Jakarta
"Ini kebanggaan, karena warga Kepulauan Seribu mendapat perhatian dari Bapak Presiden," kata Husein, Rabu (29/7/2020).
Selanjutnya, Husein menjelaskan, nantinya semua hewan kurban tersebut akan dibagikan ke 11 pulau berpenghuni di Kepulauan Seribu. Untuk sapi dari Presiden Jokowi, menurut Husein, nantinya dibagikan di Pulau Tidung. Hal itu dikarenakan Pulau Tidung adalah wilayah yang paling besar dan berpenduduk paling banyak.
"Saya jujur saja, jarang melihat sapi sebesar ini, sapi ini akan disampaikan di Pulau Tidung. Pulau Tidung adalah yang paling besar, penduduknya juga cukup banyak. Sehingga nanti tentu pemilihan Pulau Tidung ini sangat tepat," ujar Husein.
AYO BACA : Indahnya Bunga di Taman Cattleya Kemanggisan yang Instagramable….
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Perikanan (KPKP) DKI, Darjamuni mengatakan, berat sapi dari Presiden hampir mencapai satu ton, yakni 946 kg. Jenis sapinya, lanjut Darjamuni, adalah jenis simental. Sementara itu, sapi dari gubernur berjenis peranakan Mongolia dengan berat 300 kilogram (kg) hingga 400 kg.
Hewan-hewan qurban yang akan diseberangkan sudah melalui pemeriksaan dari tim dokter hewan. Bahkan nantinya, setelah pemotongan juga akan diperiksa oleh petugas, apakah dagingnya layak dikonsumsi atau tidak.
"Semuanya sehat, alhamdulillah, secara ante mortem ya. Nanti post mortem-nya kita periksa lagi saat sudah dipotong. Intinya kita tuh memeriksa dalemannya nanti apakah ini layak dikonsumsi atau tidak," kata Darjamuni.
Nantinya daging qurban akan didistribusikan ke warga. Karena masih pandemi, tidak boleh ada kerumunan maka panitia akan mengantarkan daging qurban langsung ke rumah-rumah warga.
AYO BACA : Petuah MUI, Wilayah Zona Merah di Jakarta Disarankan Tidak Gelar Salat Iduladha Berjamaah

Share this article
Selain sumbangan kurban seekor sapi dari Jokowi, kata dia, Kepulauan Seribu juga menerima dua ekor sapi kurban dari Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan juga diberikan. Kini, total hewan kurban yang diberikan berjumlah 12 ekor sapi dan 32 kambing. Jumlah tersebut juga ditambah yang berasal dari masyarakat.