AYOJAKARTA.COM – Bulan Ramadan adalah bulan yang istimewa.
Allah SWT menjadikan Bulan Ramadan istimewa karena banyak keutamaan di dalamnya.
Salah satunya ialah turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril di Bulan Ramadan.
Belum lagi ganjaran yang Allah SWT berikat yakni dilipatgandanya pahala dari setiap amal ibadah yang dilakukan di Bulan Ramadan.
Selain itu, Allah SWT juga akan mengampuni setiap dosa hambanya yang senantiasa memohon ampun ketika di Bulan Ramadan.
Oleh sebab itu, kita disarankan untuk memperbanyak amal ibadah di Bulan Ramadan karena pahala yang didapatkan lebih banyak dari bulan sebelumnya.
Buya Yahya mengatakan bahwa Bulan Ramadan adalah bulan panen raya bagi umat Muslim.
Baca Juga: KPK Resmi Cekal 10 ASN Kementerian ESDM, Usai Ramai Dugaan Korupsi Tukin
“Bulan Ramadan, bulan panen raya bagi hamba terkasih Allah SWT,” katanya.
“Karena di Bulan Ramadan inilah pahala dilipatgandakan, kebaikan dimudahkan oleh Allah SWT, dan kemaksiatan dipersulit,” sambung Buya Yahya.
Tetapi, Buya Yahya menjelaskan meskipun Bulan Ramadan adalah bulan yang mulia, masih ada orang yang tidak beruntung di Bulan Ramadan.
Orang yang tidak beruntung di Bulan Ramadan adalah orang yang tidak berbuat baik di Bulan Ramadan.
Baca Juga: Berapa Zakat Fitrah 2023 yang Harus Dibayar? Daftar Lengkap untuk Daerah Jakarta dan Jawa Barat
Orang tersebut tidak mengerti agungnya Bulan Ramadan dan mulianya Bulan Ramadan.
“Yaitu mereka yang tidak pernah rindu Ramadan, tidak mengerti agungnya Ramadan, mulianya Ramadan sehingga mereka tidak berkeinginan untuk berbuat baik di Bulan Ramadan,” jelas Buya Yahya.
Buya Yahya menyebutkan bahwa bagi orang yang merugi, Bulan Ramadan hanya dilewati begitu saja.
Selain itu, orang yang merugi akan memasuki Bulan Ramadan seperti memasuki bulan-bulan lainnya.
Baca Juga: Ngeri! Mahfud MD Intensif Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang: Kasus TPPO Gila-gila Lo!
“Ramadan hanya dilewati begitu saja tanpa ada tambahan kebaikan yang dilakukan tanpa ada pengurangan kemaksiatan,” sebutnya.
“maka dia memasuki Bulan Ramadan, keluar dari Ramadan seperti sebelum Bulan Ramadan, tidak ada perubahan, maka dialah orang yang rugi,” tambah Buya Yahya.
Menurut Buya Yahya, dosa-dosa yang selama ini kita lakukan akan menjadi pemberat kita dalam melakukan amal baik.
Oleh sebab itu, Buya Yahya menyarankan kita untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampun kepada Allah SWT.
Buya Yahya mengatakan bahwa hukuman yang paling terlihat dari Allah SWT kepada hambanya adalah saat dirinya susah untuk melakukan kebaikan.
“Sehingga dikatakan oleh para ulama, hukuman Allah SWT kepada seorang hamba yang paling tampak adalah disaat dia susah melakukan kebaikan,” pungkas Buya Yahya.***

Share this article
Buya Yahya menjelaskan meskipun Bulan Ramadan adalah bulan yang mulia, masih ada orang yang tidak beruntung di Bulan Ramadan, siapakah?