AYOJAKARTA.COM -- Malam Kemuliaan atau Lailatul Qadar merupakan salah satu kebaikan Allah SWT yang diberikan secara khusus kepada umat Rasulullah SAW di bulan Ramadhan.
Melalui jalur Lailatul Qadar di bulan Ramadhan, ibadah seorang Hamba oleh para Mufassir disebut memiliki nilai keutamaan yang melebihi seribu bulan.
Dengan begitu besarnya peluang limpahan kebaikan yang terdapat pada malam Lailatul Qadar, umat muslim berusaha untuk bisa menemukannya di setiap bulan Ramadhan.
Selain dapat menjadi pemicu kebaikan sepanjang hidup, Lailatul Qadar juga dipercaya oleh banyak kalangan mampu mengantarkan Hamba ke Level Tenang atau Mutmainah.
Upaya yang sering ditempuh Hamba untuk memperoleh nikmat Malam Kemuliaan adalah dengan memperbanyak I'tikaf atau mengakrabkan diri dengan Pencipta di Masjid.
Berdasarkan sejumlah Ayat dan Sabda Rasulullah SAW, orang beriman yang mendapatkan Malam Lailatul Qadar akan memiliki sejumlah ciri.
Tanda atau ciri pertama orang beriman yang memperoleh Lailatul Qadar adalah mampu merasakan perubahan suasana malam sehingga lebih terang dari malam pada umumnya.
Baca Juga: Momen Paling Dirahasiakan di Bulan Ramadhan, Ternyata Ini Sejarah dan Tanda Malam Lailatul Qadar
Ciri selanjutnya dari dari orang beriman yang memperoleh Malam Kemuliaan adalah melihat seluruh benda di alam semesta bersujud.
Adapun tanda ketiga orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah merasakan kehadiran Malaikat serta memberikan salam.
Tanda atau ciri selanjutnya dari orang beriman yang memperoleh malam Lailatul Qadar adalah lebih kompatibel atau selaras dengan Alam Semesta.
Dampak dari terjadinya keselarasan antara Hamba dengan Alam Semesta adalah banyak hajat yang terpenuhi atau doanya terkabul.
Ciri kelima orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar adalah munculnya kesadaran bahwa setiap jiwa manusia memiliki unsur Cahaya Ilahiyah berbeda.
Meski pendaran cahaya setiap individu berbeda, hal tersebut tidak menjadikannya sebagai manusia yang gemar menghakimi atau menganggap Cahaya diri Paling Terang.
Tanda keenam orang beriman yang sudah memperoleh malam Lailatul Qadar adalah luruhnya dinding penghalang atau hijab kesombongan dan Ego pribadi.
Karena itu, ciri atau tanda selanjutnya dari orang beriman yang memperoleh malam Lailatul Qadar adalah hadirnya rasa kurang dalam berbuat kebaikan.
Baca Juga: 7 Amalan Malam Lailatul Qadar untuk 10 Hari Terakhir di Bulan Ramadan
Sehingga tanda selanjutnya dari orang yang mendapat Lailatul Qadar adalah tingginya dorongan dalam diri atau niat untuk terus memperbaiki kualitas diri tanpa kesombongan.
Tanda kesembilan dari orang beriman yang memperoleh malam Lailatul Qadar adalah keinginan kuat dalam mentadaburi setiap Ayat di dalam Al Quran.
Sejalan dengan luruhnya ego pribadi, orang yang mendapatkan malam Lailatul Qadar akan memahami esensi hubungan antara satu individu dengan lainnya.***

Share this article
Lailatul Qadar merupakan salah satu kebaikan Allah SWT yang diberikan secara khusus kepada umat Rasulullah SAW di bulan Ramadhan.