AYOJAKARTA.COM – Informasi tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tahun 2023 dibahas dalam artikel ini.
Saat ingin mengajukan pinjaman KUR BRI, calon debitur harus menyiapkan syarat dan berkas dokumen yang diperlukan.
Pihak bank pertama kali akan melakukan pengecekan BI checking suami dan istri untuk memastikan riwayat pinjaman sebelumnya apakah bermasalah atau tidak.
Setelah dinyatakan aman, maka pihak bank akan melakukan survei pertama. Biasanya pada survei pertama yang akan datang adalah mantra bank, analis, dan marketing.
Ketiganya akan survei seperti biasa untuk melihat jenis usaha yang sedang dijalankan oleh calon debitur dan juga melihat jaminan yang diberikan.
Bukan hanya melihat-lihat saja, pihak bank juga akan bertanya-tanya kepada calon debitur terkait dengan KUR yang diajukan.
Dikutip ayojakarta.com melalui YouTube evan alzaed, Senin (26/3/2023), saat mendapat pertanyaan dari pihak bank, usahakan calon debitur menjawab dengan biasa dengan rileks.
Baca Juga: Waduh! Tindakan Mahfud MD Bocorkan Aliran Dana Mencurigakan Kemenkeu Ternyata Dilarang, Kenapa?
Jangan agak meninggikan diri karena pihak bank sudah terbiasa di lapangan dan mereka juga akan tahu mana yang berbohong dengan mana yang jujur.
Setelah survei pertama aka nada survei yang kedua. Biasanya jaraknya bisa dua atau tiga hari dari survei pertama.
Biasanya untuk survei kedua yang hadir dari pihak bank akan bertambah orangnya yaitu mantra bank, marketing, analis dan kepala cabang.
Pada survei yang kedua ini biasanya pihak bank tidak memberitahukan kepada calon debitur terlebih dahulu.
Baca Juga: Bersalaman Setelah Shalat Dilarang? Bagaimana Hukumnya Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat
Tujuan tidak diberitahukannya survei ini kepada calon debitur untuk melihat apakah usaha yang dimiliki benar milik calon debitur atau usaha milik orang lain.
Hal ini dikarenakan banyak kejadian di lapangan yang tidak menggunakan usahanya sendiri tetapi menggunakan usaha milik orang lain ketika di survei.
Yang dimaksud usaha milik orang lain di sini yakni usaha orang lain yang bukan saudara kandung dengan calon debitur.
Selain itu survei kedua yang dilakukan oleh pihak bank secara rahasia juga biasanya pihak bank akan bertanya juga kepada lingkungan atau tetangga sekitar.
Biasanya pihak bank akan bertanya juga kepada para tetangga calon debitur menanyakan apakah usaha yang diajukan adalah benar usahanya sendiri atau usaha milik orang lain.
Selain itu pihak bank juga biasanya akan bertanya kepada para tetangga calon debitur menanyakan sudah berapa lama usaha yang telah dijalankan.
Jika nanti pihak bank curiga disaat survei yang kedua ini maka pengajuan KUR bisa saja gagal untuk dicairkan.
Baca Juga: Menanti Sidang AG Kekasih Mario Dandy, Hakim dan Jaksa Akan Lepas Atribut, Ternyata Ini Alasannya
Pihak bank biasanya bukan hanya melakukan survei sebanyak dua kali saja, bahkan bisa melakukan survey sampai tiga atau empat kali secara diam-diam, hanya memantau dari jauh.
Yaitu untuk melihat dari jauh apakah usaha yang dijalankan calon debitur masih berjalan atau rame tidakkan usaha tersebut.
Di saat ada keraguan yang dimiliki oleh pihak bank kepada calon debitur maka survei akan dilakukan lebih dari dua kali, biasanya untuk pengajuan KUR di atas Rp100 juta.***

Share this article
Ada survei rahasia pihak bank? Informasi tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI tahun 2023 lengkap di sini