AYOJAKARTA.COM - Hari Tasyrik jatuh pada tanggal 11, 12 dan 13 bulan Zulhijah, yaitu bulan terakhir dalam penanggalan Hijriyah.
Dalam Bahasa Arab, tasyrik berarti mengumpulkan atau mengumpulkan berkah.
Pengertian Hari Tasyrik dalam Islam adalah periode tiga hari setelah Hari Raya Idul Adha, di mana umat Muslim dianjurkan untuk tetap melaksanakan beberapa amalan ibadah.
Ketiga hari ini memiliki keutamaan dan nilai keagamaan yang tinggi.
Selama periode ini, umat Muslim dianjurkan untuk terus melaksanakan takbir, tahmid dan tahlil sebagai ungkapan syukur atas nikmat Allah SWT.
Selama Hari Tasyrik, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak ibadah, seperti melakukan salat sunah, membaca Alquran, berdoa, bersedekah dan melakukan amal kebajikan lainnya.
Baca Juga: Daftar Tanggal Merah Bulan Juli 2023, Ada Libur Berapa Hari? Simak Informasi Lengkapnya di Sini!
Tasyrik juga menjadi waktu yang tepat untuk menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan dengan sesama muslim.
Selain itu, Hari Tasyrik juga terkait dengan praktik penyembelihan hewan kurban dalam rangka perayaan Idul Adha.
Para jemaah haji yang telah menunaikan ibadah terutama yang berkurban akan membagikan daging hewan kurban tersebut kepada fakir miskin dan masyarakat yang membutuhkan.
Dalam hal ini, Hari Tasyrik menjadi waktu yang sangat berarti untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan manfaat kepada sesama.
Baca Juga: Tips Merawat V-Belt Motor Matic Agar Tetap Awet, Rutin Cek Pada Kilometer Ini
Dalam Islam, Hari Tasyrik juga menjadi waktu yang penting bagi umat Muslim untuk merenungkan makna dan hikmah di balik perayaan Idul Adha.
Ini mengingatkan umat Muslim akan kesetiaan Nabi Ibrahim AS dalam menjalankan perintah Allah untuk berkurban putranya sendiri, Ismail AS.
Hal ini mengajarkan kesetiaan, pengorbanan dan kepasrahan total kepada Allah SWT.
Dengan demikian, Hari Tasyrik memiliki makna yang mendalam dalam Islam.
Baca Juga: 10 Tanda Kamu Adalah INFJ, Tipe Kepribadian MBTI Paling Unik dan Langka
Ini mengajarkan umat Muslim untuk tetap beribadah dan memperbanyak amal kebajikan serta meningkatkan rasa syukur kepada Allah atas segala nikmatNya.
Hari Tasyrik juga menjadi momen untuk menguatkan hubungan dengan sesama dan berbagi kebahagiaan dengan masyarakat luas.
Dikutip AyoJakarta.com dari bali.kemenag.go.id pada Sabtu (1/7/2023), berikut lima amalan sunah yang dianjurkan untuk dilakukan pada hari Tasyrik:
Baca Juga: Tanggal 6 Juli 2023 Hari Apa? Viral di TikTok dan Banyak Dicari Gara-gara Ada Momen Heboh Ini
1. Perbanyak zikir kepada Allah dengan membaca istighfar, tasbih, tahmid, tahlil dan lainnya.
2. Perbanyak berdoa mohon kebaikan dunia dan kebaikan akhirat.
3. Menyembelih hewan kurban, selain hari raya Idul Adha, waktu untuk berkurban adalah di hari tasyrik.
4. Makan dan minum karena di hari tasyrik dilarang berpuasa.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Orang Cerdas Melebihi yang Kamu Kira, Apa Saja? Simak Selengkapnya di Sini!
5. Bertakbir setelah salat wajib
Setelah selesai melaksanakan salat lima waktu, dianjurkan untuk membaca takbir sebagaimana takbir di hari Idul Adha.
Itulah lima amalan sunah yang bisa dilakukan pada hari tasyrik untuk menambah pahala karena momen ini hanya terjadi setelah Idul Adha saja.***

Share this article
Berikut ini lima amalan sunah yang dianjurkan dilakukan pada Hari Tasyrik agar pahala berlimpah, apa saja?