JAKARTA, AYOJAKARTA.COM- Usai perajin tahu dan tempe yang melakukan penghentian sementara produksi sejak Senin (21/2/2022), kali ini giliran para pedagang sapi yang akan melakukan langkah serupa yakni berhenti berjualan.
Menurut rencana, setop berjualan daging akan digelar Senin (28/2) awal pekan depan.
Tak tanggung-tanggung, para pedagang sapi ini akan mogok berjualan hingga Jumat (4/3) akhir pekan mendatang.
Langkah ini dilakukan karena mengeluhkan melonjaknya harga daging sapi.
Baca Juga: Perhatian! Pekan Ini Perajin Tahu Tempe di Bogor Bakal Mogok Produksi Massal 3 Hari, Ada Apa?
"Rencananya semua pedagang daging mogok berjualan, karena harga daging sapi terus naik," kata Kepala Pasar Slipi, Hendra Silalahi, saat dikonfirmasi, Kamis (24/2/2022).
Melansir SuaraJakarta.id-jaringan Ayojakarta.com, Jumat (25/2), Hendra menjelaskan pada kondisi normal harga daging sapi Rp110.000 per kilogram.
Tapi saat ini harga daging sapi sudah mencapai Rp140.000 per kilogram, kenaikannya lebih dari 27 persen.
Kenaikan itu, kata dia, membuat para pedagang daging kesulitan berjualan karena pembelinya menjadi sepi.
Baca Juga: Di Pasar Ciampea Baru Bogor Tahu Tempe Langka, di Bekasi Harga Daging Sapi Mulai Naik
"Kenaikan harga itu terjadi sejak awal Februari," katanya.
Pada kesempatan itu, Hendra menyatakan agar para pedagang menyimpan stok daging beku agar tetap bisa berjualan di hari pertama aksi mogok berlangsung.
Pengelola Pasar Slipi juga telah menyiapkan 100 kilogram daging sapi dengan harga subsidi di Mini Distribution Center (Mini DC) Pasar Slipi untuk memenuhi kebutuhan warga.
Baca Juga: Viral Penjual Daging Anjing, Pemprov DKI Layangkan Sanksi Administratif
"Warga yang bisa belanja di Mini DC hanya yang memiliki KJP saja," kata dia.
Sebelumnya, perajin tempe dan tahu mogok produksi pada 21-23 Februari 2022 lalu. Aksi itu sebagai bentuk protes karena harga kacang kedelai yang tinggi.

Share this article
setop berjualan daging akan digelar Senin (28/2) awal pekan depan. Tak tanggung-tanggung, para pedagang sapi ini akan mogok hingga 4 Maret .