TANGERANG, AYOJAKARTA.COM-- Teruntuk warga Kota Tangerang, Banten. Bagi mereka yang ingin mencari daging di Pasar Anyar jangan berharap bisa menemukan apa yang dicari ya.
Pasalnya, mulai hari ini, Senin (28/2/2022) hingga akhir pekan nanti Jumat (4/3), para pedagang daging sapi di pasar tersebut melakukan aksi mogok berdagang.
Aksi mogok selama lima hari tersebut diharapkan bisa mendorong pemerintah untuk menstabilkan harga daging sapi yang terus mengalami kenaikan mencapai hingga Rp150 ribu per kilogram (kg).
Baca Juga: Di Pasar Ciampea Baru Bogor Tahu Tempe Langka, di Bekasi Harga Daging Sapi Mulai Naik
Salah satu pedagang daging sapi di Pasar Anyar, Banong (38 tahun) mengatakan, seluruh pedagang daging sapi di pasar tersebut bersepakat untuk melakukan aksi mogok.
Hal itu berdasarkan surat imbauan dari Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) yang diteken pada 24 Februari 2022 lalu. Aksi itu sebagai bentuk protes atas tingginya harga daging sapi.
“Mogoknya jadi, dari Senin sampai Jumat. Kami mengikuti surat dari APDI, sepakat lima hari ke depan mogok se-Jabodetabek,” ujar Banong di Pasar Anyar Tangerang, Minggu (27/2).
Melansir Republika-jaringan Ayojakarta.com, Senin (28/2), Banong mengatakan, saat ini harga daging sapi bergerak di angka sekitar Rp145 ribu hingga Rp150 ribu per kg.
Angka tersebut jauh dari harga normal yakni Rp120 ribu hingga Rp125 ribu per kg. Dengan tingginya harga komoditas tersebut, Banong berharap aksi mogok dapat memberi dampak pada penurunan harga.
Baca Juga: Sampai Lebaran 2022, Pemprov DKI Jakarta Bakal Impor 2.500 Ton Daging Sapi
“(Diadakannya mogok) supaya harga turun. Normalnya Rp120 ribu per kg. Mudah-mudahan pemerintah dengar lah,” harapnya.
Pedagang daging sapi lainnya, Tatang (39) menuturkan, pedagang daging sapi di Pasar Anyar yang berjumlah mencapai hingga seratusan pedagang dipastikan akan bersama-sama melakukan aksi mogok.
Menurut penuturannya, selain bertujuan agar harga daging sapi turun, diharapkan masyarakat juga mengetahui bahwa harga komoditas tersebut memang sedang tinggi-tingginya.
“Tujuannya yang pertama, harga turun. Kedua, supaya pelanggan juga tahu harganya lagi mahal karena kan banyak pelanggan yang mengeluh, katanya harganya kok mahal banget kayak harga pas Lebaran,” sambung dia.
Baca Juga: Pangan Murah Jakarta: Telur Rp10 Ribu per Tray, Daging Sapi Rp35 Ribu per Kilo, Beli di Sini
Tatang berharap tujuan dari aksi mogok tersebut berhasil dicapai. Hal itu seiring dengan jumlah hari aksi mogok yang lebih panjang dibandingkan dengan aksi mogok yang sebelumnya pernah dilakukan pada 2021 saat harga daging sapi juga sedang tinggi.
“Mogok tiga hari kemarin (2021) kan enggak ditanggapi, malah naik (harganya). Iya (dengan lima hari mudah-mudahan berhasil), kita belajar dari tiga hari kemarin itu,” tandas dia.

Share this article
mulai Senin (28/2/2022) hingga akhir pekan nanti Jumat (4/3), para pedagang daging sapi di Pasar Anyar Tangerang melakukan aksi mogok dagang