CIAWI, AYOJAKARTA -- Petugas kepolisian kembali menemukan pengendara yang nekat menggunakan plat nomor palsu pada kendaraannya, demi lolos dari penyekatan ganjil genap di kawasan Puncak Kabupaten Bogor.
Peristiwa itu terjadi ketika petugas yang sedang berjaga curiga dengan huruf depan plat kendaraan mini cooper berwarna biru saat keluar pintu tol Ciawi, Simpang Gadog, Puncak, Kabupaten Bogor.
Petugas yang curiga akhirnya menghentikan mobil tersebut untuk kemudian dilakukan pemeriksaan. Benar saja, plat nomor kendaraan tersebut dimodifikasi dengan menempel huruf depan plat nomer kendaraan dengan huruf berbeda.
"Plat nomer asli kendaraan mini cooper yang seharusnya F 129 JE. Tapi itu dimodifikasi dengan menempel huruf kertas menjadi B 129 JE," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Pranata, Sabtu 11 September 2021.
Akibat perbuatannya itu, petugas kepolisian memberikan sanksi tegas kepada pengendara berupa tilang. "Karena surat-suratnya sesuai tidak ada yang dipalsukan jadi kami hanya berikan sanksi tilang saja," bebernya.
Dicky mengaku penggunaan plat nomor ganda di kendaraan wisatawan itu bukanlah yang pertama. Pada pekan kemarin ganjil genap di kawasan Puncak Kabupaten Bogor, pihaknya juga menemukan kasus serupa.
"Pekan perdana ganjil genap kemarin juga ada kasus plat nomor palsu. Makannya kami mengingatkan kepada masyarakat agar tidak lagi menggunakan plat nomer palsu hanya untuk lolos dari pemeriksaan," pesannya.
Demi mengantisipasi kejadian serupa, pihaknya mengintruksikan kepada para petugas yang berjaga di posko penyekatan ganjil genap untuk melakukan pemeriksaan kepada sejumlah kendaraan yang mencurigakan.
"Kalau ada kendaraan yang mencurigakan langsung berhentikan dan lakukan pemeriksaan. Kami juga minta kepada masyarakat agar bersabar dulu berdiam diri di rumah. Kalau tanggalnya ganjil kendaraannya genap, bersabar dulu di rumah kan cuma satu hari," tutupnya.
Petugas kepolisian saat memberikan sanksi tilang kepada pengendara Mini Cooper (Yogi Faisal)

Share this article
Polisi mendapati pengendara yang nekat menggunakan plat nomor palsu di mobilnya, demi lolos dari penyekatan ganjil genap di kawasan Puncak