AYOJAKARTA.COM - Halte Transjakarta di kawasan Tosari hingga Bundaran HI kini tak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi publik.
Halte Tosari tersebut mulai dilirik sebagai ruang urban dengan nilai estetika tinggi.
Memiliki desain modern, pencahayaan artistik, serta latar belakang gedung pencakar langit membuat area ini dinilai memiliki daya tarik visual yang kuat.
Bahkan diusulkan menjadi lokasi untuk momen spesial seperti lamaran hingga pernikahan.
Baca Juga: Zebra Cross di Tebet Sempat Hilang, Bina Marga Janji Dibangun Kembali di Tahun 2026
Usulan tersebut datang langsung dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Menurut Pramono, kawasan dua halte itu memiliki daya tarik visual, terutama dari lantai dua yang sering digunakan pengunjung untuk foto dengan latar belakang lanskap ibu kota.
Usulan itu disampaikan Pramono saat ia menghadiri perayaan ulang tahun Transjakarta ke 12, di Halte Tosari, Jakarta Pusat, Jumat (27/3).
"Saya langsung membayangkan kenapa tempat ini enggak kita gunakan misalnya tempat untuk pernikahan orang, tukar cincin, kemudian lamaran, dan sebagainya,” ujar Pramono.
Baca Juga: Dari Perkebunan hingga UMKM, Pemberdayaan BRI Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat Desa Empang Baru
Pemandangan halte yang langsung menghadap ke Bundaran HI dengan ikon Tugu Selamat Datang, menurut Pramono, akan menjadi nilai tambah tersendiri.
Bahkan, Pramono sendiri tidak menyangka bahwa halte tersebut memiliki tempat dan pemandangan yang indah.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti peran Transjakarta yang sudah jadi tulang punggung transportasi publik di ibu kota.
Pramono menyebut bahwa jumlah penumpang harian Transjakarta mencapai 1,4 juta orang.
Jumlah tersebut menunjukkan kekuatan besar dari Transjakarta, terutama dalam pengelolaan data penumpang berbasis sistem digital.***

Share this article
Halte Tosari diusulkan menjadi lokasi untuk momen spesial seperti lamaran hingga pernikahan, ini alasannya.