AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperbanyak penyediaan hunian yang layak bagi warga di Ibu Kota.
Sebanyak 11 rumah susun (rusun) baru direncanakan akan mulai dibangun pada tahun depan.
Langkah ini diambil sebagai upaya strategis Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, dalam mengatasi masalah permukiman di tengah keterbatasan lahan dan tingginya harga properti di Jakarta.

Pramono menyebutkan bahwa keputusan tersebut telah disepakati dalam pembahasan anggaran daerah.
"Dalam rapat anggaran, saya sudah menyetujui untuk tahun depan kita bangun 11 rusun baru yang besar," ujar Pramono Anung di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/6/2026).
Pramono menekankan bahwa pembangunan hunian vertikal atau rusun merupakan solusi paling realistis bagi warga Jakarta saat ini.
Mengingat ketersediaan lahan yang semakin menipis, memiliki rumah tapak (landed house) di Jakarta kini menjadi hal yang sulit bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah.
"Penyediaan rumah susun akan menjadi solusi masalah permukiman di Jakarta. Karena enggak mungkin Jakarta ini orang bisa memiliki lahan kecuali orang yang mampu ya. Maka housing yang vertikal inilah yang menjadi kata kunci," jelasnya.
Melalui program ini, Pemprov DKI berharap masyarakat dapat memiliki akses hunian yang lebih mudah, transparan, dan terjangkau.***
Share this article
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperbanyak penyediaan hunian yang layak bagi warga di Ibu Kota.