AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta tengah berupaya mewujudkan pengembangan hunian vertikal di ibu kota.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan komitmennya untuk membangun 11 rumah susun (rusun) pada tahun 2027.
Langkah ini juga menjadi bagian untuk memberikan akses tempat tinggal terjangkau bagi masyarakat Jakarta.
Bahkan, Pramono mengatakan bahwa pihaknya telah mengadakan rapat anggaran dan telah menyetujui rencana tersebut akan direalisasikan tahun depan.

"Saya sudah menyetujui untuk tahun depan ini kita bangun 11 rusun baru yang besar untuk memberikan kemudahan secara terbuka dan transparan bagi siapa pun untuk memilikinya ataupun menyewanya," ujar Pramono.
Menurutnya, pengembahan hunian vertikal ini menjadi suatu kebutuhan penting bagi ibu kota.
Sebab, tidak mungkin di Jakarta orang bisa memiliki lahan kecuali orang yang mampu dan landed.
"Maka housing yang vertikal inilah yang menjadi kata kunci untuk itu," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyinggung soal keberadaan PKL di Jakarta.
Saat ini, kata Pram, pihaknya terus melakukan pelatihan untuk membantu masyarakat yang mencari penghidupan di sektor informal.
Namun, tak dipungkiri jika kondisi ekonomi saat ini membuat tekanan terhadap lapangan kerja semakin besar.
"Memang dalam kondisi ekonomi yang seperti ini, dan saya mendapatkan laporan dari Dukcapil, banyak masyarakat yang sekarang datang kembali ke Jakarta karena hub-nya ada di Jakarta," ungkap Pramono.
Kendati demikian, ia menegaskan bahwa Jakarta tetap terbuka bagi siapa pun yang ingin datang dan mencari nafkah, tapi tidak mengganggu ketertiban umum.***
Share this article
Pramono Anung mengatakan bahwa pihaknya telah mengadakan rapat anggaran dan telah menyetujui rencana tersebut akan direalisasikan tahun depan.