AYOJAKARTA.COM — Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi mengukuhkan 17 anggota Dewan Transportasi Kota (DTKJ) Provinsi DKI Jakarta untuk masa jabatan 2026-2029.
Acara pengukuhan ini berlangsung di Balairung, Balai Kota Provinsi DKI Jakarta pada Jumat, 3 Juli 2026.
Langkah ini diambil berdasarkan Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 502 tahun 2026. Dalam susunan pengurus yang baru, Sugiharjo ditunjuk sebagai ketua, didampingi Arya Setiapa sebagai wakil ketua, dan Ahmad Rizal sebagai sekretaris.
Pramono Anung menegaskan bahwa DTKJ diharapkan mampu menjadi mitra strategis.
Tugas utamanya adalah memberikan masukan objektif guna memperkuat kebijakan transportasi di Jakarta.

Masalah kemacetan masih menjadi tantangan utama yang disoroti oleh Gubernur.
Pramono menyebut tingginya mobilitas masyarakat baik dari Jakarta maupun wilayah penyangga menjadi pemicu utama kepadatan lalu lintas.
"Selama ini mereka lebih banyak mengandalkan kendaraan pribadi, dibandingkan transportasi umum," ujar Pramono pada Jumat (3/7).
Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta gencar melakukan berbagai kebijakan sebagai upaya agar masyarakat beralih menggunakan transportasi publik.
Salah satu strategi yang dilakukan adalah memperluas rute layanan Transjabodetabek ke berbagai titik, seperti dari Blok M menuju Alam Sutera, PIK 2, Ancol, hingga Bogor.

Meski tingkat konektivitas sistem transportasi Jakarta sudah mencapai 93 persen, nyatanya baru sekitar 27 hingga 28 persen masyarakat yang memanfaatkannya untuk beraktivitas sehari-hari.
Padahal, berdasarkan survei lembaga dunia yang kredibel, sistem transportasi publik Jakarta saat ini menempati peringkat kedua terbaik di ASEAN.
Pramono juga memaparkan sejumlah proyek infrastruktur transportasi yang akan segera rampung dan membutuhkan perhatian DTKJ.
Pada Agustus mendatang, LRT rute Velodrome-Manggarai dijadwalkan akan diresmikan.
Pembangunan ini nantinya akan berlanjut hingga ke Dukuh Atas.

Selain itu, saat ini pemerintah tengah mengerjakan proyek pedestrian deck di Dukuh Atas.
Fasilitas ini dirancang untuk mengintegrasikan enam moda transportasi berbeda di Jakarta dalam satu titik.
Sebagai informasi, masa tugas para anggota DTKJ yang baru dikukuhkan ini berlaku sejak 1 April 2026 hingga 31 Maret 2029 mendatang.***
Share this article
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi mengukuhkan 17 anggota Dewan Transportasi Kota (DTKJ) Provinsi DKI Jakarta untuk masa jabatan 2026-2029.