AYOJAKARTA.COM — Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi memulai langkah baru untuk memperkuat ketertiban lalu lintas di ibu kota melalui program Ojol Pelopor KITA Jakarta 2026.
Program ini dirancang untuk menjadikan pengemudi ojek online (ojol) sebagai garda terdepan dalam keselamatan berkendara.
Acara Kick Off Pemilihan Awak Angkutan Umum Teladan dan Ojol Pelopor KITA Jakarta 2026 ini digelar pada Jumat, 3 Juli 2026, dengan melibatkan lebih dari 200 pengemudi ojol dan taksi dari berbagai perusahaan aplikasi.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi antara pemerintah, operator, dan komunitas pengemudi.
Menurutnya, kolaborasi adalah kunci dalam menghadapi tantangan transportasi perkotaan.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Karena itu kami ingin membangun komitmen bersama agar keselamatan berlalu lintas, ketertiban ruang jalan, dan kenyamanan bermobilitas dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang berkelanjutan," ujar Budi pada Jumat (3/7).

Bukan tanpa alasan pengemudi ojol dirangkul dalam program ini. Berdasarkan data tahun 2025, jumlah pengemudi ojol aktif di Jakarta diperkirakan mencapai 200.000 hingga 300.000 orang.
Kehadiran mereka dinilai sangat vital sebagai penghubung perjalanan first mile dan last mile menuju layanan angkutan umum utama. Dengan mobilitas yang sangat tinggi setiap harinya, para pengemudi memiliki peran strategis dalam mewujudkan lalu lintas yang aman dan lancar.
"Harapan kami, lalu lintas Jakarta semakin lancar, parkir liar semakin berkurang, dan masyarakat dapat bermobilitas dengan lebih aman dan nyaman," pungkasnya.***
Share this article
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta resmi memulai langkah baru untuk memperkuat ketertiban lalu lintas di ibu kota melalui program Ojol Pelopor KITA Jakarta 2026.