AYOJAKARTA.COM - Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai kini sudah hampir selesai.
Progres pengerjaan proyek strategis ini telah mencapai angka 95 persen. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menargetkan operasional penuh moda transportasi ini dimulai pada Agustus 2026.
Jalur sepanjang 12,2 kilometer ini siap menghubungkan wilayah utara hingga pusat Jakarta.
Jalur LRT Jakarta koridor ini memiliki jaringan stasiun yang terletak di titik strategis. Moda transportasi massal modern ini akan melewati 11 stasiun aktif.
Perjalanan kereta dimulai dari stasiun Pegangsaan Dua. Selanjutnya, kereta akan berhenti di stasiun Boulevard Utara Summarecon Mall dan Boulevard Selatan. Rute berlanjut melewati stasiun Pulomas, Equestrian, serta Velodrome.
Setelah itu, kereta akan melintasi stasiun Rawamangun, Pramuka, Kayu Manis, dan Matraman.
Perjalanan koridor ini akan berakhir di stasiun integrasi Manggarai. Kehadiran 11 stasiun ini diharapkan mampu melayani mobilitas puluhan ribu penumpang setiap hari.
Rencana Perpanjangan Jalur 2 Kilometer ke Dukuh Atas
Pemerintah DKI Jakarta memiliki visi jangka panjang untuk memperkuat konektivitas.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memutuskan untuk melanjutkan pembangunan jalur ke pusat kota.
Jalur LRT Jakarta akan diperpanjang dari Manggarai menuju kawasan Dukuh Atas.
Perpanjangan rute ini akan menambah panjang jalur sekitar dua kilometer. Pembangunan jalur menuju Dukuh Atas ditargetkan mulai pada awal tahun 2027.
Proyek lanjutan ini diproyeksikan selesai sepenuhnya pada tahun 2028. Seluruh biaya untuk rute Manggarai-Dukuh Atas ditanggung oleh Pemerintah DKI Jakarta.
Dua Rute Baru Setelah Dukuh Atas
Pramono Anung juga menyiapkan pengembangan dua rute baru setelah jalur Dukuh Atas rampung.
Rute pertama akan menghubungkan jaringan LRT Jakarta menuju Jakarta International Stadium (JIS).
Rute kedua akan diarahkan menuju Stasiun Kereta Cepat Whoosh di Halim, Jakarta Timur.
Rencana pengembangan dua jalur baru ini sudah mengantongi izin trase resmi.
Izin tersebut dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan. Kehadiran jalur ini akan membuat jaringan transportasi publik Jakarta semakin terintegrasi.
Warga akan lebih mudah berpindah moda menuju kawasan Jakarta Utara maupun ke luar kota.
Untuk merealisasikan rute JIS dan Halim, Pemprov DKI membuka peluang investasi.
Pemerintah menggandeng pihak swasta melalui skema creative financing. Skema kerja sama ini diyakini sukses karena rute yang dibangun merupakan jalur padat penumpang.
Selain memperluas jalur, pemerintah juga menyiapkan sistem integrasi tiket antarmoda dengan MRT dan TransJakarta.***
Share this article
LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai (11 stasiun) capai 95% dan siap operasi Agustus 2026. Jalur ini akan diperpanjang ke Dukuh Atas pada 2027, serta direncanakan lanjut menuju rute JIS dan Whoosh Hal