Misteri Setrum 33 Ribu VA di Ruko Kosong Bekasi Belum Terungkap, Mengapa Tambang Bitcoin Butuh Listrik Jumbo?

Ilustrasi Bitcoin. (Sumber: Pixabay/MichaelWuensch)
Ilustrasi Bitcoin. (Sumber: Pixabay/MichaelWuensch)
Poin Penting
  • Ruko kosong viral di Bekasi sedot listrik 33 ribu VA, memicu kecurigaan adanya aktivitas tambang Bitcoin.

  • Tambang Bitcoin pakai sistem Proof of Work yang butuh komputasi rumit dan listrik jumbo demi keamanan jaringan.

  • Awal 2026, listrik Bitcoin capai 180 TWh/tahun, setara separuh dari total konsumsi listrik Indonesia tahun 2025.

AYOJAKARTA.COM - Warga Bekasi baru-baru ini dihebohkan oleh temuan di sebuah ruko kosong di Taman Puri Cendana, Desa Sumberjaya, Tambun Selatan.

Ruko di Bekasi yang tidak berpenghuni tersebut tiba-tiba mengonsumsi daya listrik sebesar 33 ribu volt-ampere (VA).

Kabar ini mendadak viral setelah diunggah oleh akun komunitas @txtdrbekasi di media sosial X.

Fenomena ini memicu kecurigaan adanya aktivitas tambang Bitcoin di lokasi tersebut.

Penambangan Bitcoin memang dikenal sebagai aktivitas yang sangat haus energi.

Nugroho Adi Sasongko dari BRIN menjelaskan bahwa mesin penambang bekerja dengan mekanisme "lotre komputasi".

Mesin-mesin ini melakukan triliunan perhitungan hash setiap detik hanya untuk mencari kombinasi angka yang tepat.

Bitcoin tidak bergantung pada bank sentral karena semua transaksi dicatat dalam blockchain atau buku besar digital.

Setiap transaksi yang masuk harus diverifikasi terlebih dahulu sebelum dicatat secara permanen.

Para penambang mengumpulkan transaksi tersebut ke dalam sebuah blok digital dan bekerja keras menebak hash agar sesuai dengan target kesulitan jaringan.

Semakin banyak mesin yang bergabung dalam jaringan, maka tingkat kesulitan menebak hash tersebut akan semakin meningkat.

Hal ini memaksa para penambang untuk menggunakan perangkat keras khusus seperti ASIC yang harus menyala terus-menerus.

Mekanisme ini disebut Proof of Work (PoW) yang berfungsi sebagai sistem keamanan jaringan.

Besarnya konsumsi listrik Bitcoin di tingkat global sangat mencengangkan. Pada awal 2026, konsumsi listrik jaringan ini diperkirakan mencapai 170-180 terawatt-jam (TWh) per tahun.

Jumlah ini setara dengan 0,7 hingga 0,8 persen konsumsi listrik dunia. Sebagai perbandingan, angka tersebut mencakup separuh dari total konsumsi listrik nasional Indonesia pada tahun 2025.

Aktivitas komputasi skala besar ini bukan tanpa alasan. Direktur Eksekutif ICT Indonesia, Heru Sutadi, menyatakan bahwa penggunaan listrik jumbo ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan jaringan.

Para penambang harus mengeluarkan biaya energi yang besar agar jaringan tetap aman dari upaya penipuan atau peretasan transaksi.

Meskipun Bitcoin sangat boros energi, beberapa mata uang kripto lain mulai beralih ke teknologi yang lebih efisien.

Ethereum, misalnya, berhasil memangkas konsumsi energinya hingga lebih dari 99,9 persen setelah beralih ke mekanisme Proof of Stake pada 2022.

Namun, bagi penambang Bitcoin, listrik tetap menjadi modal utama yang harus tersedia dalam jumlah besar untuk menjaga operasional mereka.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Bitcoin
# Bekasi
# ruko

Berita Terkait

News Update

Nasional

17 Tahun Mengabdi, Karyawan PNM Ini Akhirnya Wujudkan Impian Umrah

PNM memberangkatkan karyawan terbaik beserta pendamping untuk ibadah umrah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kinerja.

Jakarta Selatan

Dinas Bina Marga DKI Jakarta Mulai Bongkar JPO Tendean yang Alami Kerusakan Parah Usai Ditabrak Truk Pengangkut Ekskavator

Langkah pembongkaran diambil berdasarkan hasil pemeriksaan teknis yang menyatakan struktur JPO sudah tidak layak dipertahankan.

Ekonomi

Misteri Setrum 33 Ribu VA di Ruko Kosong Bekasi Belum Terungkap, Mengapa Tambang Bitcoin Butuh Listrik Jumbo?

Ruko kosong di Bekasi viral usai sedot listrik 33 ribu VA untuk tambang Bitcoin. Aktivitas penambangan bersistem Proof of Work ini boros energi karena butuh komputasi rumit demi keamanan jaringan.

Metropolitan

Progres LRT Jakarta Pegangsaan Dua-Manggarai Capai 95 Persen, Pramono Targetkan Diresmikan Agustus 2026 oleh Presiden Prabowo

Progres pembangunan proyek LRT ini telah mencapai 95 persen dan siap diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2026.

Bisnis

Bersama Danantara, BRI Bukukan Pajak Terbesar di Industri Keuangan demi Pembangunan RI

BRI raih rekor kontribusi pajak terbesar industri keuangan RI, siap dukung pembangunan nasional berkelanjutan bersama Danantara.

Metropolitan

Rano Karno Paparkan 5 Poin Utama dalam Materi Perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Apa Saja?

Menurut Rano Karno, terdapat lima substansi utama yang menjadi fokus dalam usulan perubahan perda tersebut.

Teknologi

Dibanderol Rp2 Jutaan, OPPO Enco Clip 2 Tawarkan Baterai Awet hingga 40 Jam dan Desain Anting yang Nyaman

OPPO Enco Clip 2 rilis seharga Rp2.299.000 dengan desain simetris unik tanpa sisi kiri/kanan. TWS Bluetooth 6.1 bertuning Dynaudio ini bawa fitur AI Translate, rating IP55, dan baterai hingga 40 jam.

Gadget

Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Kamera Aqua Mode, Itel Power 80 Jadi HP Outdoor Rp2 Jutaan Terbaik!

Itel Power 80 rilis seharga Rp1.999.000 dengan bodi tangguh berstandar militer IP69, baterai badak 7000 mAh, garansi hingga 5 tahun, kamera 50MP Aqua Mode, serta ditenagai chipset Unisoc T7250.

Pendidikan

Usai Kasus Hoax Teror Bom, Kegiatan MPLS SDN Srengseng Sawah 15 Resmi Dimulai! Mendikdasmen: Pastikan Rasa Aman Anak

Usai kasus hoax teror bom kemarin, Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya resmi dimulai pada Selasa (14/7/2026).

Bisnis

Petani Subang Serbu LPG Melon untuk Pompa Air, Pertamina Langsung Guyur Puluhan Ribu Tabung Tambahan!

Amankan pasokan, Pertamina tambah 31.040 tabung LPG 3 Kg di Subang. Intip alasan di balik lonjakan konsumsi pertanian di sini!

Jakarta Selatan

Pramono Anung Soal Kerusakan JPO Tendean: Sopir Truk Teledor Membawa Alat Berat Melebihi Kapasitas

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait insiden rusaknya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Selasa (14/7/2026) dini hari.

Wisata

GRATIS Masuk Ancol Khusus untuk Senior Citizens hingga 31 Juli 2026, Cek Syarat dan Ketentuannya

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk kembali menghadirkan program gratis masuk kawasan wisata Ancol bagi Senior Citizens hingga 31 Juli 2026.

Metropolitan

Hadir di Perayaan Hari Lanjut Usia Nasional ke-30, Pramono Anung Bakal Siapkan Tempat Kumpul Khusus Lansia di Jakarta!

Gubernur Pramono Anung, berencana siapkan lokasi khusus yang akan difungsikan sebagai kantor sekaligus tempat berkumpul bagi para lansia di Jakarta.

Jakarta Selatan

Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel Orang Tua Salah Satu Siswa, Polisi: Jamin Anak Pelaku Tak Kena Bullying

Polda Metro Jaya memastikan akan memberikan perlindungan penuh terhadap anak dari tersangka pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Peringati Hari Lanjut Usia ke 30, Pemprov DKI Komitmen untuk Penuhi Kebutuhan Lansia Jakarta

Pemprov DKI berjanji akan menghadirkan perlindungan, akses layanan dan kualitas hidup yang baik bagi para lansia Jakarta.

Jakarta Selatan

Tabrak JPO Tendean hingga Rusak Parah, Sopir Truk Ngaku Tengah Fokus Melihat Maps

Menurut pengakuan sopir truk tersebut, ia terlalu fokus melihat aplikasi Maps sehingga menabrak JPO Tendean.

Jakarta Selatan

Evakuasi JPO Tendean Usai Ditabrak Truk Dimulai, Pengendara Diminta Hindari Kawasan Jalan Tendean-Blok M, Ini Rute Alternatifnya

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan telah menerapkan rekayasa lalu lintas sejak pukul 10.00 WIB guna mendukung kelancaran proses evakuasi.

Jakarta Selatan

JPO Tendean Rusak Parah Usai Ditabrak Truk Alat Berat, Dinas Bina Marga Putuskan Melakukan Pembongkaran Mulai Hari Ini

Keputusan dibongkarnya JPO Tendean, diambil setelah tim teknis melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jembatan.

Jakarta Selatan

Truk yang Nyangkut di JPO Tendean Belum Dievakuasi hingga Sebabkan Macet Parah, Ini Alasannya

Salah satu alasan proses evakuasi belum dilakukan karena memerlukan alat khusus yakni crane dan keterlibatan Bina Marga.

Metropolitan

Warga Jakarta, Masih Bingung Cara Bayar Tagihan Air PAM Jaya? Begini Langkah-langkahnya

Dengan beragam pilihan metode pembayaran, pelanggan dapat menyesuaikan cara yang paling praktis sesuai kebutuhan.