AYOJAKARTA.COM – Buntut panjang kasus hukum Ferdy Sambo CS membuat banyak pihak ikut bersuara.
Seperti yang diketahui Ferdy Sambo CS didakwa atas kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
Kemudian saat ini kelima terdakwa masih terus menjalani proses persidangan untuk mengurai fakta yang sebenarnya dalam kasus penembakkan ini.
Apakah memang benar ada unsur pembunuhan berencana atau murni pembunuhan terjadi karena emosi sesaat dari terdakwa Ferdy Sambo.
Baca Juga: Babak Audisi Indonesian Idol Musim 12 Dinilai Biasa Aja, Netizen: Nggak Ada yang Menonjol
Namun dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @yberlyani pada (22/10/2022), Susno Duadji turut angkat bicara atas kasus yang tengah menjerat mantan Kadiv Propam tersebut.
Saat ditanya apakah Sambo sedang melakukan upaya perlindungan diri dengan mengatakan tidak ikut menembak, Susno Duadji memberikan tanggapan berikut.
Menurut Susno Duadji, pembelaan apapun yang sedang diupayakan oleh Ferdy Sambo saat ini tetap terlihat jika ia dan Putri Candrawathi jelas merupakan otak pembunuhan.
“Oke, Sambo soal dia mengatakan dia menembak dia tidak menembak, dia berada di TKP dia tidak berada di TKP, bila perlu dia tidak melihat eksekusi itu saya kira it’s no problem, karena otaknya itu Sambo dan termasuk juga Putri,” ujar Susno Duadji.
Baca Juga: Ferdy Sambo cs Batal Bebas! PN Jaksel Pastikan Perpanjang Masa Penahanan Diperpanjang
Purnawirawan Jenderal Bintang Tiga Polri tersebut juga mengatakan alasannya menyebut Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi jelas sebagai otak pembunuhan berencana terhadap Brigadir J tersebut.
“Mengapa saya katakan demikian? Di Saguling di rumah pribadinya di lantai tiga, disitu kan Sambo dengan istrinya kemudian menawarkan untuk itu nembak ke RR, dia tidak sanggup disuruh E yang menembak kemudian bersama-sama pergi naik mobil ke rumah dinas,” jelas Susno Duadji.
Menurut Susno Duadji dari momen itu saja sudah bisa mengindikasi bahwa pembunuhan tersebut memang telah direncanakan sedemikian rupa.
“Jadi cukup tenggat waktunya, lama dan sebagainya perencanaan sudah terbukti,” imbuh Susno Duadji.
Baca Juga: Sebut Kasus Ferdy Sambo Sudah Direncanakan, Susno Duadji: Satu yang Saya Takutkan
Susno Duadji juga menegaskan bahwa dalam kasus Ferdy Sambo ini, motif dan peran Sambo ikut menembak atau tidak bukanlah hal yang diperlukan.
“Tentang mengapa dia melakukan, motifnya itu gak perlu, tentang dia nembak apa tidak itu nggak perlu dan nantinya untuk buktikan bahwa dia bohong bahwa dia mengatakan tidak menembak hasil uji balistik,” ungkap Susno.
Lebih lanjut ia menambahkan, “Bahwa peluru ini keluar dari peluru senjata Sambo apa keluar dari peluru senjata yang dipegang oleh Bharada Ichad, itu akan terbukti kebohongan dan kalau bohong itu termasuk berbelit-belit.”
***

Share this article
Menurut Susno Duadji, pembelaan apapun yang sedang diupayakan oleh Ferdy Sambo saat ini tetap terlihat jika ia dan Putri Candrawathi jelas.