AYOJAKARTA.COM - Ibukota Jakarta terkenal dengan hiruk pikuknya, termasuk kemacetan yang mendera di berbagai ruas jalan.
Untuk mengatasi hal ini, pemerintah melalui kementerian dan pemerintah DKI Jakarta membangun berbagai infrastruktur, salah satunya adalah fly over atau jalan layang.
Keberadaan fly over ini sangat bermanfaat untuk mengurai kemacatan di Jakarta.
Baca Juga: Pemilik Golongan Darah Ini Cocok Jadi Penulis
Berdasarkan data dari Korlantas Polri jumlah mobil penumpang per hari ini di Jakarta mencapai 4.355.331 unit.
Jika saja 50 persennya yang melintas, jumlahnya sudah mencapai 2 jutaan. Itu belum termasuk sepeda motor, bus, mobil beban, dan jenis kendaraan lainnya
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Provinsi DKI Jakarta tahun 2020, berikut adalah 10 fly over terpanjang di Jakarta:
10 Fly Over Terpanjang di Jakarta
1. Tubagus Angke (Jakarta Barat): Membentang sepanjang 800 meter, fly over ini membantu kelancaran lalu lintas di kawasan Tubagus Angke dan sekitarnya.
2. Kebayoran Lama (Jakarta Selatan): Flyover sepanjang 830,9 meter ini menjadi solusi bagi kemacetan di kawasan Kebayoran Lama yang ramai dengan aktivitas perkantoran dan pertokoan.
3. Pasar Pagi (Jakarta Barat): Dibangun di atas Pasar Pagi, fly over sepanjang 852 meter ini membantu kelancaran akses menuju dan dari kawasan tersebut.
4. Tanjung Barat Utara (Jakarta Selatan): Flyover sepanjang 1028 meter ini melintasi Jalan Raya Tanjung Barat dan Jalan Raya Ciledug, membantu mengurai kemacetan di kawasan tersebut.
5. Tanjung Barat Sisi Selatan (Jakarta Selatan): Lebih panjang dari saudaranya di Utara, fly over ini membentang sepanjang 1068 meter, membantu kelancaran lalu lintas di sisi selatan Tanjung Barat.
Baca Juga: Masuk Sekolah Kedinasan Ini Boleh Bermata Minus, Tapi Harus Siap LASIK!
6. Terminal Pulo Gebang (Jakarta Timur): Flyover sepanjang 1244 meter ini menjadi akses penting menuju dan dari Terminal Pulo Gebang, terminal bus terbesar di Jakarta.
7. Bandengan (Jakarta Barat/Utara): Flyover sepanjang 1414 meter ini menghubungkan Jalan Gajah Mada dan Jalan Gajah Mada Raya, membantu kelancaran lalu lintas di kawasan Kota Tua dan sekitarnya.
8. Daan Mogot (Jakarta Barat): Merupakan fly over terpanjang kedua di Jakarta, fly over Daan Mogot membentang sepanjang 1552 meter, menjadi solusi bagi kemacetan di kawasan Cengkareng dan Grogol.
9. Kampung Melayu-Tanah Abang (Tahap 1) (Jakarta Selatan/Pusat): Flyover sepanjang 3364 meter ini merupakan bagian dari proyek strategis nasional, membantu menghubungkan kawasan
Kampung Melayu dan Tanah Abang dengan lebih cepat.
10. Antasari-Blok M (Tahap 1) (Jakarta Selatan): Menjadi fly over terpanjang di Jakarta saat ini, fly over Antasari-Blok M dengan panjang 5013 meter, membantu mengurangi kemacetan di koridor Mampang-Blok M yang selalu padat.
Baca Juga: Berminat Daftar Sekolah Kedinasan? Ada yang 0 Rupiah Loh, Cek Biaya Rincian 8 Sekdin Ini Ya!
Keberadaan fly over-fly over ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mengatasi kemacetan di Jakarta.
Dengan terus membangun infrastruktur yang memadai, diharapkan mobilitas masyarakat di Ibukota dapat semakin lancar dan efisien.
Namun, perlu diingat bahwa pembangunan fly over tidak selalu menjadi solusi permanen untuk mengatasi kemacetan.
Diperlukan solusi komprehensif lainnya, seperti pengembangan transportasi publik, edukasi tertib berlalu lintas, dan penegakan hukum yang tegas, untuk mewujudkan Jakarta yang bebas macet.

Share this article
Pernah gunakan 10 fly over terpanjang di DKI Jakarta ini? Ternyata pengurai sejkumlah kemacetan di Ibu kota loh