AYOJAKARTA.COM - Presiden Jokowi akan siapkan 1.800 rumah tahan gempa bagi warga yang terdampak bencana gempa Cianjur.
Warga yang rumahnya hancur akibat gempa Cianjur akan diberikan bantuan oleh pemerintah berupa rumah tahan gempa.
Sementara untuk warga lain rencananya akan disalurkan dana berupa uang hingga Rp50 juta yang bergantung pada tingkat kerusakan rumah korban gempa Cianjur.
Pada 5 Desember 2022 di Posko Paspampres Bantuan Gempa Cianjur, Presiden Jokowi menyalurkan bantuan untuk dibuatkan bangunan berupa rumah untuk para korban gempa.
Dinyatakannya juga akan tersalurkan nya dana sejumlah Rp10 juta hingga Rp50 juta sesuai tingkat kerusakan rumah korban.
Presiden Jokowi menekankan agar bangunan hunian berstandar tahan gempa untuk korban gempa Cianjur.
Dikutip Ayojakarta.com melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, penjelasan yang tertera, akan dibangun 200 unit hunian tetap di atas lahan 2 setengah hektar.
“Ya ini adalah lokasi untuk relokasi yang pertama. Di sini segera dibangun kurang lebih 200 rumah, contohnya sudah ada yang rumah antigempa,” ujar Presiden Jokowi.
“Lokasi-lokasi (rumah) yang berada di senternya gempa, utamanya di Cugenang, itu akan dipindahkan ke sini dan ke lokasi yang kedua tadi,” lanjutnya.
Hunian akan dibangun dengan teknologi tahan gempa yakni teknologi Risha yang diperuntukan bagi korban yang rimahnya hancur terkena dampak gempa Cianjur.
Teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat atau disingkat Teknologi Risha menjadi pilihan untuk konstruksi bangunan rumah tahan gempa untuk korban gempa Cianjur.
Dilansir pula dari dpu.kulonprogokab.go.id, Risha adalah teknologi konstruksi knock down yang dibangun dengan waktu cepat (instan), dengan menggunakan bahan beton bertulang pada struktur utamanya.
Dengan tipe bangunan 36 diatas lahan 75 m² yang diperuntukkan kepada warga terdampak gempa, banjir atau tanah longsor Cianjur.
Pembangunan akan dilakukan di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur.
Telah dilakukan pembangunan mulai 10 hari setelah bencana terjadi dan lahan dinyatakan "Clear and Clean".
Baca Juga: Apa Itu Gempa Megathrust? Ternyata Asal Mula Lahirnya Indonesia Sebagai Negara Kepulauan!
Status lahan tersebut dinyatakan Clear and Clean berdasarkan justifikasi BMKG.
Kemudian, secara tata ruang sesuai dengan rencana tata ruang peruntukkan kawasan perumahan dan justifikasi kementrian untuk membangun dilokasi.
Para pekerja menyatakan 80 unit rumah tahan gempa pertama akan diselesaikan di akhir Desember 2022.
Baca Juga: Jember Beberapa Kali Diguncang Gempa, BMKG: Hati-hati Terhadap Gempa Susulan
Sisanya 120 unit akan diselesaikan paling lambat minggu ketiga pada bulan Januari 2023.
Sejumlah korban gempa terharu dan berterimakasih kepada Presiden Jokowi atas bantuan yang disalurkan.***

Share this article
Jokowi siapkan 1.800 rumah tahan gempa di atas lahan 2 setengah hektar dan bantuan dana, bagi warga yang terdampak gempa Cianjur.