AYOJAKARTA.COM – Pengacara Farhat Abbas ikut menanggapi kasus yang tengah menyita perhatian publik yang menyeret nama mantan Kadiv Propam Polri yakni Ferdy Sambo.
Selama ini, Farhat Abbas sering mengeluarkan statement yang kontroversial, hal tersebut pun berlaku dalam mengomentari kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Hal tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam podcast Uya Kuya.
Baca Juga: Pledoi Ditolak! Ferdy Sambo Teriak Mengamuk Saat Diseret untuk Dieksekusi, Benarkah?
Menurutnya Putri Candrawathi tidak diperkosa, tetapi dirinya yakin hal tersebut merupakan suka sama suka, hingga terlibat hubungan yang jauh.
“Tidak diperkosa, tapi saya yakin itu adalah suka sama suka kemudian mereka terlibat hubungan jauh mungkin berantem tiba-tiba,” ujar Farhat Abbas, dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube Uya Kuya TV, Ahad, 29 Januari 2023.
“Daripada ketahuan, mungkin ada yang lapor, kesambung gitu kemudian Sambo marah ya istrinya bilang saya diperkosa, makanya ada kalimat ‘ada apa ini’ kan gitu kira-kira,” imbuhnya.
Baca Juga: Kubu Ferdy Sambo Berusaha Lepas dari Jerat 340 KUHP dengan Pasal Ini, Begini Tanggapan Ahli Hukum
Ia mengungkapkan bahwa Brigadir Yosua menebus dosanya karena selingkuh dengan istri orang dengan cara kematian.
Sedangkan Ferdy Sambo menurutnya karena emosional seketika membunuh, sehingga akibatnya dirinya kehilangan jabatan dan hancur keluarganya.
“Jadinya artinya Yosua menebus dosanya selingkuh dengan istri orang, ya dengan cara kematian. Sedangkan Sambo karena emosional seketika membunuh, akibatnya dia kehilangan jabatannya, hancur keluarganya,” tutur Farhat Abbas.
Tak hanya itu saja, pengacara kontroversial ini juga ikut berkomentar agar keluarga Brigadir Yosua bisa memaafkan Ferdy Sambo.
Farhat Abbas mengatakan bahwa Ferdy Sambo bisa mengganti rugi kematian Brigadir Yosua dengan uang.
Baca Juga: Segera berakhir, Masa Tahanan Ferdy Sambo Cs akan Kembali Diperpanjang
Yakni bisa mengganti rugi biaya pendidikan dan memberikan kira-kira biaya yang bisa diterima oleh keluarga dari Brigadir J selama menjadi polisi sampai pensiun.
“Kalau Sambo mengganti rugi biaya pendidikan, biaya berapa kalau misalnya Yosua ini meninggal,” ujar Farhat Abbas.
“Umur 60 tahun, sebulan ia bisa ngasih ibunya diganti semua, ‘udah lah bu saya biar miskin yang penting saya nggak masuk penjara lama,” imbuhnya.
Suami dari Dia Damayanti ini juga mengatakan bahwa bila ibu dari Brigadir Yosua kehilangan anaknya maka Ferdy Sambo bisa memberikan gajinya semua dan hartanya untuk orang tua Brigadir J.
“Ibu kehilangan ambillah harta, gaji saya semua ambil, saya rasa bisa,” tutur Farhat Abbas.
Uya Kuya bertanya kira-kira berapa yang bisa diberikan Ferdy Sambo kepada keluarga Brigadir J kepada pengacara tersebut.
Baca Juga: Siasat Licik Ferdy Sambo Mengambinghitamkan Richard Eliezer Terendus, Kelakuannya Dikuliti oleh JPU
“Berapa kira-kira?” tanya Uya Kuya.
“Ya kalau Sambo punya kekayaan Rp1 triliun umpamanya, umpamanya Rp1 triliun, kasih aja Rp900 miliar ke Ibunya Yosua, sah-sah aja,” jawab Farhat Abbas.
Menurutnya dari kekayaan yang dipunyai oleh Ferdy Sambo, maka suami dari Putri Candrawathi ini cukup memiliki Rp100 miliar karena bisa kaya kembali jika pintar mencari uang.
“Sambo cukup Rp100 miliar aja kan, dia kan bisa dengan pintar cari uang,” pungkas Farhat Abbas.***

Share this article
Farhat Abbas minta keluarga Brigadir Yosua memaafkan Ferdy Sambo karena sang anak selingkuh dengan Putri Candrawathi.