AYOJAKARTA.COM-- Bayi perempuan berusia 4 bulan ini meninggal dunia setelah menjadi pelampiasan amarah pamannya.
Sang paman diketahui membanting bayi mungil ini ke lantai hingga kepalanya pecah.
Peristiwa memilukan tersebut terjadi di Dusun Paranggi, Sulawesi Selatan pada Sabtu, (22/10/2022).
Baca Juga: Rekam Jejak Alvin Lim Sebelum Ditangkap, Ternyata Sempat Singgung Konsorsium 303 dan Ferdy Sambo
Video penangkapan pelaku pun beredar di media sosial, dilansir Ayojakarta.com dari @fakta.indo dan suara.com, diketahui pelaku memberontak ketika ditangkap oleh satuan polisi Polres Maros hingga harus ditahan oleh beberapa orang.
Kronologi dari peristiwa itu diduga dipicu karena sang paman dari bayi tersebut terlibat percekcokan dengan sang ibu bayi yang tidak lain adalah adik pelaku.
Baca Juga: Putri Candrawathi Jadi Orang Ketiga yang Tembak Brigadir J, Kata Kamaruddin Simanjuntak
Karena kesal dan emosi dengan sang ibu bayi, lantas pamannya membanting bayi perempuan berusia 4 bulan tersebut ke lantai hingga kepalanya pecah dan otaknya tercerai berai di lantai.
Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Slamet menyebutkan bahwa pihaknya telah menangkap pelaku dari pembunuhan bayi malang tersebut.
Berdasarkan keteranganya diketahui nama dari sang pelaku yang tega melampiaskan amarahnya ke keponakan kecilnya hingga tewas dibanting itu bernama Ridwan (23) tahun.
"Iya betul pelakunya adalah pamannya sendiri, saudara kandung dari ibu bayi tersebut. Dia sudah kami amankan," Kata Slamet dilansir @info.indo.
Baca Juga: Tips Membeli dan Mengonsumsi Obat-obatan Termasuk Sirup, Simak Penjelasan BPOM Berikut!
Iptu Slamet menambahkan berdasarkan hasil pemeriksaan, Ridwan membanting bayi tersebut karena marah dan emosi usai terlibat pertengkaran hebat dengan adik perempuanya atau ibu bayi.
"Antara pelaku dan ibu korban adalah saudara. Mereka sempat ribut sebelum kejadian," ucap Slamet dikutip dari Sukabumi.Suara.com dalam artikel Tega! Seorang Bayi di Banting Pamannya Hingga Meninggal.

Share this article
Seorang bayi 4 bulan dibanting pamannya sendiri hingga meninggal di daerah Sulawesi Selatan, terungkap penyebab tindakan sadis tersebut