AYOJAKARTA.COM - Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dikatakan ikut pula menembak Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.
Hal itu disampaikan oleh pengacara keluaga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak.
Kamaruddin mengatakan bahwa Putri menjadi orang ketiga dalam penembakan Brigadir J, setelah Richard Eliezer dan Ferdy Sambo.
Baca Juga: Pakar Pembaca Wajah Ungkap Ekspresi Ayu Dewi dan Regi Datau, Sebut Suaminya Memiliki Tipe Belang
Penembakan itu terjadi di rumah dinas Kompleks Polri Duren Tiga 46 di Jakarta Selatan pada 8 Juli 2022.
Kamaruddin Simanjuntak menyampaikan hal tersebut saat menjadi saksi dalam sidang lanjutan pembunuhan Brigadir J atas terdakwa Bharada E pada Selasa, 25 Oktober 2022.
Mulanya hakim menanyakan kepada Kamaruddin siapa saja yang turut terlibat penembakan Brigadir J.
Lantas Kamaruddin menjawab sesuai hasil penyelidikan dan investigasi yang dilakukan oleh tim pembela.
Kata dia, yang turut ikut menembak Brigadir J minimal ada tiga pelaku.
“Awalnya semula yang menembak ini RE (Bharada E). Tetapi kemudian kami temukan fakta-fakta baru bahwa yang menembak juga adalah FS (Ferdy Sambo), bersama-sama dengan Putri Candrawathi,” kata Kamaruddin, dikutip dari Republika.co.id.
Kamaruddin terlihat meyakinkan majelis hakim adanya fakta temuan penggunaan senjata api buatan Jerman pada hari penembakan itu.
“Kami temukan penggunaan senjata yang diduga buatan Jerman,” kata Kamaruddin.
Lebih lanjut, Hakim Morgan, terlihat tak mau percaya begitu saja. Ia menguji akurasi jawaban Kamaruddin dengan mempertanyakan tentang tiga pelaku penembakan tersebut.***

Share this article
Kamaruddin Simanjuntak mengatakan bahwa Putri menjadi orang yang ketiga dalam penembakan Brigadir J, selain Richard Eliezer dan Ferdy Sambo.