JAKARTA, AYOJAKARTA.COM—Laboratorium Survei Indonesia (LSI) merilis hasil survei terbaru mereka terkait sosok Presiden yang akan memimpin Indonesia untuk periode 2024-2029.
Secara mengejutkan, muncul nama Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto yang menempati posisi tertinggi sebagai sosok Presiden RI berikutnya.
Menurut Direktur Eksekutif Laboratorium Survei Indonesia (LSI) Albertus Dino, nama Airlangga Hartarto menjadi nama yang paling banyak diinginkan dan dipilih dengan tingkat elektabilitas 19,2 persen saat ditanyakan secara langsung pada 1.850 responden terkait nama yang akan dipilih sebagai presiden jika pilpres digelar di saat survei dilakukan.
Kemudian Ganjar Pranowo di urutan kedua dengan tingkat elektabilitas 14,3 persen, Prabowo Subianto 11,7 persen, KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman 6,2 persen , Sri Mulyani 4,1 persen, Basuki Tjahaya Purnama 3,7 persen.
Baca Juga: Survei TBRC: Airlangga Capres Terkuat, Prabowo dan Ganjar Pranowo Duduki Peringkat Dibawahnya
Selanjutnya Ridwan Kamil 3,6 persen, Anies Rasyid Baswedan 3,5 persen, Gatot Nurmantyo 3,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,1 persen, Puan Maharani 2,7 persen.
Sementara itu, Tri Risma Harini 2,4 persen, Erick Thohir 1,4 persen, Muhaimin Iskandar 1,4 persen dan Mahfud MD 1,1 persen, dan yang tidak memilih sebanyak 18,4 persen.
Selain pertanyaan terbuka, lanjut Albertus melalui siaran pers yang diterima Ayojakarta.com Selasa (18/1/2022), 1.850 responden juga diberikan pertanyaan tertutup dengan menyodorkan nama-nama tokoh di dalam kertas kuisioner, dengan pertanyaan nama yang akan dipilih sebagai Presiden jika Pilpres digelar disaat survei dilakukan.
Ia menyebutkan, kembali nama Airlangga Hartarto menjadi nama yang paling banyak diinginkan dan dipilih dengan tingkat elektabilitas 20,3 persen, kemudian Ganjar Pranowo diurutan kedua denga tingkat elektabilitas 16,2 persen, Prabowo Subianto 15,2 persen, KSAD Jenderal Dudung Abdurachman 7,1 persen, Gatot Nurmantyo 4,2 persen, Puan Maharani 3,7 persen, Anies Rasyid Baswedan 3,6 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3,3 persen, Basuki Tjahaya Purnama 2,7 persen , Khofifah Indar Parawansa 2,7 Persen, Ridwan Kamil 1,6 persen, Muhaimin Iskandar 2,4 persen. Sementara itu, Tri Risma Harini 1,4 persen, Sandiaga Uno 2,1 persen , Erick Thohir 1,4 persen dan yang tidak memilih sebanyak 12,3 persen.
Baca Juga: Anies Bersaing Ketat dengan Prabowo dan Ganjar dalam Survei Capres 2024
Lebih lanjut Albertus menjelaskan penelitian ini bertujuan untuk mengukur optimisme masyarakat di Tahun 2022 terhadap pemerintahan, ekonomi dan preferensi publik terhadap dinamika politik nasional jelang memasuki tahun politik .
Metodologi penelitian ini dalam menentukan jumlah sample yang ditarik dari jumlah populasi mengunakan Metode Multi Stage random sampling terhadap 1.850 responden yang memiliki hak pilih saat survei dilakukan dan terpilih secara acak dan proposional di 34 provinsi.
Pemilihan sampel dilakukan dengan menggunakan metode acak bertingkat (multi-stage random sampling) hingga unit keluarga. Pemilihan individu responden di dalam keluarga terpilih
Adapun hasil survei ini memiliki Margin of Error +/- 2.3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen, dalam survei ini pengambilan data dilakukan dengan mengunakan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka (face to face interview) oleh enumerator yang telah dilatih dengan instrumen kuesioner.
Baca Juga: Survei Capres 2024: 4 Nama Alternatif Bayangi Elektabilitas Prabowo, Anies Baswedan dan Ganjar
Satu pewawancara bertugas untuk 1 desa/kelurahan dan mewawancarai 10 responden.
Adapun pengumpulan data dilakukan pada 29 Desember 2021 sd -13 Januari 2022. Kendali kualitas dilakukan secara random terhadap 58% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check), penyaksian wawancara atau pengecekan via telepon.

Share this article
muncul nama Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto yang menempati posisi tertinggi sebagai sosok Presiden RI berikutnya