TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) terus dilakukan.
Hingga 10 September 2020 pukul 21.17 WIB, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat, BSU atau BLT tahap pertama dan tahap kedua sudah disalurkan kepada sekitar 5,24 juta pekerja atau mencapai 95,42% dari total penerima bantuan 5,5 juta orang.
Bila dirinci, realisasi penyaluran BSU atau BLT tahap pertama telah mencapai 2.4 juta orang atau 99,17% dari total penerima sebanyak 2,5 orang. Sementara itu, penyaluran tahap kedua sudah dikirimkan ke 2,7 juta orang atau 92,30% dari total penerima sebanyak 3 juta orang.
Kepala Biro Humas Kemnaker, Soes Hindharno, mengatakan proses pencarian subsidi upah ini terus dipercepat tetapi dengan proses pemeriksaan terlebih dahulu.
"Proses pencairan terus dipercepat. Namun, tetap harus melalui proses cek dan ricek kembali agar tak terjadi kesalahan data penerima sehingga program bantuan subsidi upah tepat sasaran," ujar Soes Hindharno dalam keterangan tertulis yang diterima Ayojakarta, Minggu (13/9/2020).
Soes berharap, pekerja memanfaatkan uang subsidi upah secara optimal. BSU atau BLT pekerja bergaji di bawah Rp5 juta ini juga diharapkan dapat mengurangi beban para pekerja di masa pandemi.
AYO BACA : Cara Mudah Mencairkan Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan via Lapak Asik Online
"Bantuan subsidi upah ini diarahkan untuk menjaga dan meningkatkan daya beli pekerja, serta mendongkrak konsumsi masyarakat. Sehingga, kemudian menimbulkan multiplier effect pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, penerima BSU atau BLT di tahap ketiga ini bakal mencapai 3,5 juta orang. Dia menjelaskan, proses pemeriksaan data penerima bantuan subsidi upah tahap ketiga akan lebih lama, mengingat jumlahnya lebih banyak dari penerima tahap pertama dan tahap kedua.
Sebelumnya, Kemnaker menerima 3,5 juta data calon penerima bantuan subsidi upah dari BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek pada Selasa (8/9/2020). Sesuai dengan petunjuk teknis (juknis), pemeriksaan data atau check list oleh Kemnaker ini dilakukan selama empat hari kerja.
Setelah dilakukan check list, data tersebut akan diserahkan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Kemudian, KPPN menyalurkan uang BSU atau BLT tahap ketiga tersebut kepada bank penyalur, yakni bank yang masuk menjadi anggota Himbara (Himpunan Bank Negara).
Selanjutnya, bank Himbara yang akan menyalurkan uang subsidi upah ke rekening penerima secara langsung, baik ke rekening bank sesama bank Himbara, maupun rekening bank swasta lainnya.
Soes menambahkan, Kemnaker bakal terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, seperti KPPN, BPJamsostek, bank Himbara, dan bank swasta penyalur untuk memperlancar dan mempercepat proses pencairan uang BSU atau BLT tahap ketiga ini.
AYO BACA : BLT TAHAP 3 TELAT CAIR? Senin Baru Bisa Meluncur ke Rekening Penerima

Share this article
Penyaluran bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) terus dilakukan.