JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Menteri Pertahanan periode 2014-2019 dalam Kabinet Kerja, Ryamizard Ryacudu memberikan pesan khusus kepada Menteri Pertahanan Kabinet Indonesia Maju, Prabowo Subianto tentang ancaman serius yang dihadapi Indonesia.
''Ada tiga ancaman, ancaman perang terbuka yang mudah-mudahan tidak nyata. Ancaman nyata selalu berulang bencana alam, terorisme, pencurian SDA, cyber, narkoba, wabah penyakit. Artinya ini harus jadi perhatian kita,'' ujar Ryamizard, dalam pidato serah terima jabatan di Kementerian Pertahanan RI, Jalan Medan Merdeka Barat, Kamis (24/10/2019).
Dikatakan Ryamizard, hal pertama yang harus dilakukan Prabowo adalah bela negara. Ryamizard menyebut, konsep bela negara telah disuarakannya sejak September 2014 lalu.
''Masalah bela negara itu sangat penting, karena pada awal akhir September 2014 saya mulai menyuarakan bela negara,'' kata dia.
Ryamizard menyebut, saat program bela negara digulirkan, timbul pro dan kontra di tengah masyarakat. Namun, Ryamizard yakin Prabowo tetap percaya diri dengan pro dan kontra, apa pun kebijakannya.
AYO BACA : Hari Pertama, Menhan Prabowo: Saya Belum Duduk di Kantor
\"Orang ribut, ada kontra dan ada yang tidak kontra, nggak apa-apa,\"ucapnya.
Ryamizard juga menekankan tentang radikalisme, terutama ancaman dari kelompok ISIS dan kelompok yang ingin mengganti ideologi Pancasila dengan khilafah. Menurutnya, paham radikalisme telah merasuk ke seluruh elemen masyarakat. Mulai dari institusi TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS), lembaga pendidikan hingga ke BUMN.
\"Saya sampaikan pada waktu di Mabes TNI ini sudah terpapar 3 persen. Bayangkan, dari jumlahnya berapa banyak, belum PNS dan mahasiswa, BUMN sendiri banyak,\" kata Ryamizard.
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu meminta Prabowo melanjutkan programnya sehingga paham radikalisme dan khilafah tidak terus berkembang.
''Nah, ini adalah pekerjaan rumah kita Pak Prabowo. Kita setop ini bertambahnya (paham radikalisme dan khilafah) di TNI dan keluarga besar,\" pungkasnya.
AYO BACA : Ryamizard Kepada Prabowo: Khilafah Tuh, Dihancurin!
.jpg)
Share this article
Menteri Pertahanan periode 2014-2019 dalam Kabinet Kerja, Ryamizard Ryacudu memberikan pesan khusus kepada Menteri Pertahanan Kabinet Indone