Sungai Terbelah Tiga di Sumatera Barat Jadi Misteri Geomorfologi yang Bikin Warga Panik, Ahli Ungkap Penyebab Sebenarnya

Ferry Irwandi Memantau Fenomena fluvial geomorphology di Sumatera Barat. (Sumber: Instagram.com/@irwandiferry)

Ferry Irwandi Memantau Fenomena fluvial geomorphology di Sumatera Barat. (Sumber: Instagram.com/@irwandiferry)

AYOJAKARTA.COM - Fenomena alam tidak biasa kembali muncul di Sumatra Barat pascabanjir bandang besar akhir November 2025.

Aktivis sosial Ferry Irwandi mengungkap bahwa Sungai Guwo tiba-tiba mengalami fluvial geomorphology ekstrem yang membuat alirannya membelah menjadi tiga. Perubahan mendadak ini membuat puluhan rumah hancur dan memaksa warga mengungsi.

Dalam unggahan di Instagram pada Minggu, 7 Desember 2025, Ferry Irwandi menuliskan bahwa debit air naik “secara brutal dalam waktu sangat singkat” akibat hujan ekstrem yang terus mengguyur kawasan tersebut.

Baca Juga: TOP 5 Smartwatch Murah dengan Harga di Bawah Rp1 Juta yang Worth It Dibeli di Akhir Tahun 2025

Material dari hulu seperti tanah longsor, pasir, dan batang kayu menutup jalur aliran lama, sehingga sungai memaksa mencari jalur baru.

“Sungai Guwo kini terpecah tiga aliran. Rumah-rumah warga hancur dan setiap hujan turun warga seperti mengalami trauma baru,” ujar Ferry Irwandi. Sedikitnya 16 rumah dilaporkan rusak akibat perubahan jalur yang drastis ini.

Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Fenomena fluvial geomorphology adalah perubahan bentang alam yang dipengaruhi aktivitas sungai, meliputi erosi, transportasi sedimen, hingga pembentukan jalur baru.

Baca Juga: Rekomendasi HP Terbaik Harga Rp1-15 Jutaan yang Worth It Dibeli di Tahun 2025, Versi David GadgetIn

Perubahan ini bisa terjadi alamiah dalam waktu sangat panjang atau bisa dipicu gangguan lingkungan di hulu. Dosen Teknik Lingkungan UPN Veteran Yogyakarta, Nandra Eko Nugroho, menjelaskan bahwa sungai secara geomorfologi dikontrol oleh keseimbangan antara air dan sedimen.

“Dalam kondisi alamiah, volume sedimen dan air seimbang. Jika salah satu berkurang atau berlebih, akan muncul anomali,” jelasnya saat dihubungi oleh AYOJAKARTA.COM.

Ia mencontohkan, saat hanya air yang dominan, tebing dan pondasi jembatan bisa tergerus hingga ambrol. Sebaliknya, jika sedimen berlebih tanpa aliran memadai, sungai akan dangkal dan menyempit.

Menurut Nandra, sungai juga memiliki “stadia umur” yaitu muda, dewasa, tua, hingga lanjut yang berubah seiring waktu. Pada kondisi khusus, volume aliran yang besar bisa membuka kembali jalur sungai lama yang sebelumnya sudah menjadi daratan. “Yang dulunya sungai bisa kembali menjadi sungai lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Ferry Irwandi Kaget, Sungai Guwo di Sumatera Barat Tiba-tiba Alami fenomena Fluvival Geomorphology, Apa Itu?

Bisakah Fenomena Ini Diprediksi?

Menurut Nandra, bencana banjir dan perubahan sungai termasuk slow onset disaster, sehingga sebenarnya bisa diprediksi jika seluruh elemen masyarakat terlibat.

“Mitigasi hanya bisa berjalan kalau unsur pentahelix dilibatkan (Akademisi, pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan media),” tegasnya. Ia menuturkan pentingnya:

  • Pemantauan hulu,
  • Deteksi tutupan vegetasi,
  • Pengecekan endapan sedimen di tubuh sungai,
  • Pemasangan sistem peringatan dini (EWS),
  • Serta komunikasi cepat antara hulu–hilir.

Baca Juga: Kondisi Korban Banjir Aceh Mulai Alami Gangguan Kesehatan: Tubuh Gatal-gatal, Stok Obat dan Tenaga Medis Kurang

Namun ia mengingatkan, “Persoalannya, apakah pemerintah memahami itu? Apakah masyarakat punya pengetahuan lokalnya?”

Rekomendasi Tata Ruang untuk Sungai Guwo Sumatera Barat

Ketika diminta memberi arahan terkait perencanaan tata ruang aman di sekitar Sungai Guwo, Nandra menekankan pendekatan kolektif.

“Semua harus dimulai dari kepedulian bersama. Akademisi memberi kajian ilmiah, pemerintah memfasilitasi dan mengawasi, dunia usaha ikut menyusun rencana kontinjensi, dan media menjadi katalis,” jelasnya.

Baca Juga: Dibuka hingga 10 Desember 2025! Jadwal Seleksi 32.000 Formasi PPPK BGN Tahun 2025, Lulusan D3, D4 hingga S1 Bisa Daftar!

Dokumen tata ruang, tegasnya, wajib disandingkan dengan kajian risiko bencana, terutama karena kawasan seperti Guwo berada dalam dinamika geomorfologi yang aktif. Fenomena di Sungai Guwo hanyalah satu dari 2.726 bencana hidrometeorologi yang terjadi sepanjang 2025.

Dengan cuaca ekstrem yang semakin sering dan kondisi hulu yang rapuh, ahli menegaskan bahwa bencana serupa dapat terulang atau bahkan lebih besar jika mitigasi tidak diperkuat sekarang.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:23 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Dibuka, Pramono Anung: Potensi Jadi Landmark Baru

Resmi dibuka rutin tiap minggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di Car Free Day (CFD) dengan berolahraga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Sport 07 Jun 2026, 11:38 WIB

Raymond-Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, BNI Tegaskan Pentingnya Pembinaan

BNI mengapresiasi Raymond-Joaquin yang lolos ke final Indonesia Open 2026 sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:43 WIB

Pemprov DKI Bekerjasama dengan BMKG Siapkan EWS, Ini Deretan Fungsinya!

Upaya menjadi sistem peringatan dini kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyiapkan early warning system (EWS).

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:14 WIB

Imbauan Gunakan Masker! Kualitas Udara DKI Jakarta Terburuk ke 2 di Dunia, Bisa Picu Penyakit ISPA

Imbauan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk menggunakan masker.

Metropolitan 07 Jun 2026, 09:58 WIB

Dipastikan Cerah! BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 7 Juni Tidak Ada Hujan, Suhu Capai 35 Derajat!

Informasi prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.