AYOJAKARTA.COM – Mendekati pelaksanaan Pilpres 2024, jagat maya tengah diramaikan dengan adanya gerakan salam 4 jari.
Gerakan salam 4 jari merupakan bentuk reaksi kekecewaan sebagian masyarakat terhadap maraknya indikasi dugaan kecurangan dalam proses pilpres 2024.
Anjuran agar masyarakat mengabaikan capres nomor urut 02 dan memilih pasangan 01 atau 03 pada saat pilpres, kemudian melahirkan adanya gerakan salam 4 jari.
Meski sebelumnya gerakan ini hanya menjadi wacana, salah seorang aktivis 98 John Muhammad kemudian mulai mengaktualisasikannya menjadi perlawan.
Terkait dengan ramainya gerakan salam 4 jari yang merupakan bentuk antipati publik terhadap pasangan Prabowo-Gibran, TKN nomor urut dua memberi tanggapan.
Baca Juga: Muncul Gerakan Salam 4 Jari, Yenny Wahid Sebut Ada Kesamaan Antara Pendukung AMIN dan Ganjar-Mahfud
Menurut Habiburokhman selaku Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, pihaknya enggan menanggapi gerakan yang semakin dikenal masyarakat luas tersebut.
Namun demikian, Habiburokhman menilai gerakan salam 4 jari merupakan hal lumrah dan wajar dalam konteks demokrasi.
“Gerakan 4 jari dalam konteks demokrasi boleh-boleh saja, siapapun bisa menyampaikan sikap dan pendapatnya, ini negara demokrasi,” ungkapnya, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Rabu, 31 Januari 2024.
Lebih lanjut Habiburokhman menegaskan, bahwa pasangan Prabowo-Gibran tidak terpengaruh dengan adanya gerakan tersebut.
Dalam menjalankan peran politik, Habiburokhman optimis yang dibutuhkan masyarakat di akar rumput adalah paparan visi, misi dan gagasan.
Baca Juga: Budiman Sudjatmiko Tanggapi Soal Salam 4 Jari: Disuruh Bertanding Kok Malah Bersanding!
“Pada akhirnya semua kembali ke masyarakat yang akan memberikan penilaian, kami memilih untuk fokus memenangkan hati rakyat,” jelasnya.
Sehubungan dengan meluasnya gerakan salam jari yang bersifat organik atau lahir dari rahim dan keinginan rakyat, capres nomor urut satu memberi tanggapan.
Menurut Anies Baswedan, gerakan salam 4 jari merupakan bentuk dari kuatnya keinginan masyarakat terhadap perubahan.
“Sebenarnya ini pesan bahwa kita menginginkan perubahan, kalau kami menginterpretasikan secara implisit, keinginan adanya perubahan,” jelas Anies.
Sebelumnya, Anies juga menjelaskan gagasan yang dibawa oleh paslon 02 diasosiasikan dengan keberlanjutan sedangkan publik menginginkan perubahan.
Baca Juga: Jelang Pemilu 2024 Ajakan Salam 4 Jari Bergema, Pertanda Paslon 01 dan 03 Berkoalisi?
Sementara itu menurut capres nomor urut 03 Ganjar Pranowo, gerakan salam 4 jari merupakan bentuk demokrasi yang memang menjadi keinginan rakyat.
Karenanya, Ganjar menganggap gerakan salam 4 jari merupakan kehendak masyarakat yang merupakan bentuk ekspresi demokrasi.
Namun demikian, Ganjar menegaskan bahwa kekuatan dan kesadaran yang tumbuh secara organik dari kalangan publik merupakan esensi dari gerakan politik.
Sehingga hal-hal yang menjadi keinginan rakyat atau people power merupakan kekuatan yang sukar untuk dibendung.
“Siapapun kekuatan disini tidak akan bisa menghambat apa yang dimaui oleh rakyat,” pungkasnya.***

Share this article
Mendekati pelaksanaan pilpres 2024, jagat maya tengah diramaikan dengan adanya gerakan salam 4 jari.