AYOJAKARTA.COM – Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menanggapi penetapan tersangka Ketua KPK Firli Bahuri dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Abraham Samad mendesak agar pihak kepolisian segera melakukan penahanan terhadap Firli Bahuri.
Hal ini dilakukan agar Firli Bahuri tidak menghambat proses hukum yang sedang berjalan karena sebelumnya Ketua KPK itu mangkir tiga kali.
“Tiga kali mangkir, ini adalah salah satu indikator bahwa Firli melakukan penghambatan terhadap pemeriksaan perkara ini. Oleh karena adanya indikasi menghambat jalannya pemeriksaan yang nyata-nyata tidak bisa lagi dibantah maka sudah cukup bukti dan alasan untuk Kapolri atau kepolisian dalam hal ini untuk segera mengeluarkan surat penangkapan terhadap Firli,” kata Abraham dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Kamis, 23 November 2023.
Baca Juga: Firli Bahuri Resmi Jadi Tersangka, Siapa yang Gantikan jadi Ketua KPK yang Baru?
Abraham menjelaskan Firli harus ditahan agar tidak melarikan diri, mempersulit, dan melakukan barang bukti.
Maka dari itu, ia mendesak kepolisian agar segera mengeluarkan surat penangkapan kepada Firli.
“Karena kalau hari ini atau kapan saja Firli tidak ditangkap, maka yang terjadi dia akan menghambat jalannya pemeriksaan ini atau bisa juga dia melarikan diri. Oleh karena itu sekali lagi kami mohon kepada pihak kepolisian untuk segera mengeluarkan surat penangkapan penangkapan kepada Firli supaya segera dibawa ke kepolisian dan dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Abraham mengungkapkan penetapan Firli sebagai tersangka merupakan momentum untuk membersihkan para penjahat yang selama ini merusak marwah pemberantasan korupsi dan kelembagaan KPK.
Selain itu, dirinya yakin dalam kasus ini Firli tidak bermain sendiri sehingga ia juga meminta pihak kepolisian untuk terus mendalami perkara ini.
Sebab, dirinya khawatir masih ada pihak-pihak lain yang juga terlibat dalam kasus pemerasan, gratifikasi, dan korupsi.
“Oleh karena itu kita tahu bahwa Firli tidak akan bermain seorang diri. Oleh karena itulah maka menjadi tugas kepolisian membongkar siapa saja yang terlibat selain Firli karena kita khawatir jangan-jangan ada unsur komisioner lain yang juga terlibat dalam kasus-kasus pemerasan, gratifikasi, dan penyuapan,” tutupnya.***

Share this article
Abraham Samad menanggapi penetapan tersangka Ketua KPK Firli Bahuri dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian SYL.