AYOJAKARTA.COM – Pemimpin Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang, hingga kini masih menjadi sorotan publik.
Nama Panji Gumilang tidak hanya naik karena pusaran kasus yang tengah menjeratnya, tetapi juga karena kepribadiannya yang baru-baru ini dibongkar oleh eks ajudannya.
Mantan ajudan Panji Gumilang, Maulana Malik Ibrahim mengungkapkan bahwa mantan bosnya itu merupakan sosok yang otoriter.
Baca Juga: Muncul Sosok yang Siap Talangi Biaya Al Zaytun Usai Rekening Panji Gumilang Diblokir, Siapa?
“Panji Gumilang itu sosoknya dia orang otoriter ya. Itu saja yang saya ketahui, tidak ada yang lain. Dia orangnya baik memang tapi otoriter dia orangnya,” ungkap Maulana dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV, Jumat (21/7/2023).
Maulana mengatakan bahwa dirinya pernah dihukum oleh Panji dengan alasan tidak disiplin.
Ia menjelaskan bahwa pada saat dirinya mengawal Panji, dirinya kelaparan sehingga memutuskan untuk pergi ke dapur umum.
Sesampainya di dapur umum, Maulana meminta makanan akan tetapi tidak diberikan oleh petugas dapur.
Baca Juga: 5 Tanda Kamu Sudah Berdamai dengan Diri Sendiri
Sayangnya, Kepala Dapur melaporkan Maulana sehingga ia harus mendapatkan hukuman.
Padahal, Maulana mengaku sudah izin kepada rekan-rekannya untuk meminta makanan ke dapur karena kondisi perutnya yang sudah sakit karena kelaparan.
“Waktu itu saya mengawal beliau, jadi saya belum makan pagi-pagi. Jam 2 saya minta makan ke dapur, tak diberi makan oleh petugas dapur. Tapi saya dilaporkan oleh Kepala Dapur, dilaporkan ke Panji Gumilang,” jelasnya.
“Tuduhannya saya dalam kondisi bertugas saya tidak disiplin. Sebetulnya saya izin sama rekan-rekan, jadi saya mau makan dulu karena kondisi perut saya sakit jadi saya minta makan ke dapur umum,” sambungnya.
Baca Juga: Cara agar WhatsApp Terlihat Offline yang Ternyata Gampang Banget, Cukup Ubah Pengaturan Ini
Maulana menerangkan bahwa sehari setelah ia dilaporkan, dirinya disidang dan diberi hukuman.
Ia pun menyebut saat itu ia diperintahkan untuk berdiri mulutnya disumpal dengan suatu benda.
Hukuman tersebut pun tidak sampai di situ saja, Maulana juga diberikan hukuman untuk membersihkan kotoran yang ada di peternakan.
Baca Juga: 5 Sikap Sederhana Kamu yang Ternyata Bisa Membuat Orang Lain Bahagia
“Lalu saya dibawa ke Mahkamah besok paginya, disidang, jadi waktu itu saya berdiri saya disuruh mangap saya disumpal, di situ ada batu hiasan itu saya disumpal. Setelah itu saya dijatuhi hukuman saya disuruh membersihkan teletong selama 6 bulan di sana ada peternakan sapi,” tutupnya.***

Share this article
Nama Panji Gumilang tidak hanya naik karena pusaran kasus yang menjeratnya, tetapi juga karena kepribadiannya yang dibongkar eks ajudan.