AYOJAKARTA.COM--Setelah kasus pertama kali terjadi pada Desember 2022 dan tidak ada progres yang signifikan, kasus penganiayaan Ken Admiral oleh Aditya Hasibuan, anak dari AKBP Achiruddin Hasibuan pun menjadi viral.
Terlebih lagi beredar video penganiayaan dimana sosok Achiruddin Hasibuan tidak memisahkan anaknya dengan Ken, mengingat ia adalah sosok pengayom masyarakat.
Namun, buntut dari itu semua, Aditya Hasibuan resmi menjadi tahanan, menyusul ayahnya yang dipecat Tidak Dengan Hormat akibat ulah sang anak.
Hingga, pada 8 Mei 2023, Aditya Hasibuan akhirnya jalani proses rekonstruksi kasus penganiayaan sebagaimana dikutip oleh ayojakarta.com melalui kanal Youtube Kompas TV.
Polda Sumatera Utara menggelar rekonstruksi kasus tindak penganiayaan yang dilakukan oleh anak perwira polisi, Aditya Hasibuan, terhadap Ken Admiral.
Rekonstruksi dilakukan di halaman Subdit Renakta Ditkrimum Polda Sumut dan dimulai pada pukul 10:30 WIB.
Dalam rekonstruksi, peran Ken Admiral digantikan oleh seorang anggota kepolisian karena Ken Admiral tidak bisa hadir.
Sedangkan Aditya Hasibuan melakukan perannya langsung dengan mengenakan baju tahanan.
Proses rekonstruksi dimulai dengan memperlihatkan percakapan di media sosial antara Ken Admiral dan Aditya Hasibuan.
Saat itu, Aditya Hasibuan masih berada di Bogor dan beberapa hari kemudian baru tiba di Kota Medan, di mana kemudian terjadi penganiayaan.
Sebelumnya, kasus ini disorot oleh warganet karena diketahui bahwa ayah Aditya, AKBP Achiruddin Hasibuan, yang juga merupakan seorang perwira polisi, berada di tempat kejadian dan tidak melakukan tindakan untuk melerai.
AKBP Achiruddin Hasibuan juga terlibat dalam kasus ini dan telah dipecat dari jabatannya karena pelanggaran kedisiplinan yang tidak hanya sekali terjadi.
Saat ini, ia tengah diperiksa terkait dugaan penimbunan BBM ilegal, terkait ditemukannya gudang BBM yang ternyata diketahui milik sosok Achiruddin Hasibuan.
Kasus ini menjadi sorotan publik dan mengundang perhatian banyak pihak terutama dari masyarakat sejak sebelumnya ada kasus Mario Dandy, anak AG, Shane Lukas yang menganiaya sosok David Ozora.
Rekonstruksi ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kasus ini dan membantu proses penyelesaian kasus tersebut secara lebih adil.
Pihak kepolisian berjanji akan mengusut tuntas kasus ini dan memberikan sanksi yang sesuai kepada pelaku yang terlibat dalam kasus ini.***

Share this article
Polda Sumatera Utara gelar rekonstruksi kasus tindak penganiayaan yang dilakukan anak perwira polisi, Aditya Hasibuan, terhadap Ken Admiral