Kronologi Kasus Pembunuhan Keluarga Magelang, Pelaku Sempat Minta Rp30 Juta hingga Pernah Gagal Beri Racun!

Ilustrasi, satu keluarga di Magelang dibunuh oleh salah satu anggota keluarganya sendiri, pelaku pernah meminta uang Rp30 juta kepada korban.

Ilustrasi, satu keluarga di Magelang dibunuh oleh salah satu anggota keluarganya sendiri, pelaku pernah meminta uang Rp30 juta kepada korban.

AYOJAKARTA.COM - Satu keluarga di Magelang dibunuh oleh salah satu anggota keluarganya sendiri.

Pembunuhan itu dilakukan oleh pelaku dengan menggunakan racun yang dibeli secara Online.

Terungkap bahwa pelaku sebelumnya pernah meminta uang Rp30 juta kepada korban hingga ia lakukan percobaan pembunuhan sebelumnya yang gagal.

Baca Juga: Berpangkat Tinggi, Ricky Rizal Justru Disuruh Urus Anak Ferdy Sambo di Magelang, Hakim: Luar Biasa Memang!

Media sosial juga dipenuhi banyak komentar netizen tentang pembunuhan satu keluarga di Magelang.

Hal ini dipicu oleh banyaknya rangkaian keterangan masalah dari pihak yang berbeda-beda.

Pada Senin, 28 November 2022 ditemukannya jasad 1 keluarga di dalam rumahnya oleh warga Dusun Prajenan, Desa Mertoyudan, Magelang.

Jasad yang ditemukan terdiri dari:

  • Seorang ayah bernama Abas Ahar (AA) berumur 58 tahun
  • Seorang ibu bernama Heri Riyani (HR) berumur 54 tahun
  • Anak pertama bernama Dhea Khairunisa (DK) berumur 25 tahun

Baca Juga: Kamaruddin Ungkap Deretan Kejanggalan Kasus Pembunuhan Brigadir J, Diduga Telah Direncanakan Sejak di Magelang

Jasad ini ditemukan oleh asisten rumah tangganya sendiri yang bernama ibu Sartinah yang datang ke rumah korban pada pukul 07.30 pagi setelah dihubungi oleh anak dari salah satu pihak keluarga yakni bernama Dhio (DDS).

"Dhio menelponnya karena bapak, ibu, kakak di dalam kamar mandi, saya disuruh nolongin tapi sudah pada pingsan semua," ujar Sartinah, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Sabtu, 10 Desember 2022.

Jadi saat sesampainya dirumah, ia menemukan ibu, bapak dan kakak sudah tergeletak di dalam 3 kamar mandi yang berbeda.

Ketiga korban ini diangkat ke kasur dengan masih keadaan bernafas. Sartinah mengira mereka hanya pingsan, jadi ia langsung memberinya kayu putih pada ketiga korban sebelum dibawa ke rumah sakit terdekat.

Sesampai nya di Rumah sakit, dokter yang memeriksa para korban dinyatakan bahwa mereka sudah tidak bernyawa dan meninggal dengan secara tidak wajar.

Baca Juga: Fakta Baru Terungkap! Bharada E Akui Ricky Rizal Sudah Rencanakan Bunuh Yosua Sejak di Magelang

Kemudian kejadian itu langsung dilaporkan dan polisi bergegas menuju TKP untuk diperiksa.

Usut punya usut, polisi menetapkan Dhio Daffa Syadilla (DDS) anak bungsu dari keluarga sebagai saksi kunci. Dhio dimintai keterangannya.

Sementara itu, Polisi melakukan olah TKP, dan jasad korban dilakukan pemeriksaan autopsi.

Hasil autopsi korban ditemukan banyak sekali kerusakan organ, terdapat luka bakar pada selaput pernapasan.

Dokter menyimpulkan bahwa ketiganya meminum zat beracun dan dilihat dari cirinya termasuk racun golongan arsenik. Ternyata ditemukan di TKP terdapat sisa racun golongan arsenik di dalam  kopi dan teh.

Penyidik menemukan pengakuan bahwa Dhio (DDS) yang menjadi pelakunya. Ia memasukan racun arsenik ke dalam minuman para korban sebanyak 2 sendok.

Dhio menyatakan, bahwa dia membeli racun itu secara online. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan keluarga Magelang ini.

Baca Juga: Bharada Richard vs Bripka Ricky Rizal Soal Ide Membunuh Yosua di Magelang dengan Menabrakkan Mobil

Diketahui, bahwa racun yang digunakan sang pelaku sangat berbahaya, sehingga bisa membunuh manusia dengan waktu 15 sampai dengan 30 menit.

Banyak tetangga, tidak menyangka sang pelaku mampu melakukan hal keji seperti ini, lantaran pelaku dinilai terlihat baik, aktif melakukan kegiatan masyarakat dan rajin ibadah.

Dhio menyatakan, alasan ia melakukan pembunuhan itu karena ia membenci para korban yang tidak memperhatikannya dan terlalu mendesakkannya untuk bekerja.

Dinyatakan, sekitar 2 bulan yang lalu Ayahnya sudah pensiun dari pekerjaannya sementara ibunya hanya ibu rumah tangga dan kakaknya baru menyelesaikan kontraknya dalam pekerjaan.

Pelaku didesak untuk mencari pekerjaan agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari, biaya pengobatan kedua orang tua, dan melunasi hutang keluarga di bank sebesar Rp500 juta.

Tetapi untuk keterangan biaya pengobatan dan hutang masih dilakukan penyelidikan kebenarannya.

Terdapat pernyataan Dhio yang mengatakan bahwa ini bukan percobaan sekalinya untuk membunuh keluarganya.

Baca Juga: Satu Keluarga di Magelang Tewas Diracun, Pelaku Sempat Masukan Zat Ini ke Minuman

Pada Rabu, 23 November 2022 ia juga pernah membeli zat berbahaya yang dibeli secara online dan dimasukkan ke dalam minuman berupa es dawet dan diberikan kepada korban.

Tetapi dikarenakan dosis yang rendah dalam zat tersebut, para korban hanya mengalami mual saja.

Pada kejadian yang kedua kalinya, pelaku mengaku bahwa dia menambahkan dosisnya agar bisa mencapai target yang dia inginkan.

Terungkapnya oleh polisi bahwa terdapat racun golongan sianida yang berada di lambung para korban dan sebotol sianida di dalam kendaraan keluarga.

Sang pelaku membeli arsenik sebanyak 10 gram dan sianida sebanyak 100 gram.

Ternyata pengakuan DDS atau Dhio tentang keterangan bahwa ia adalah tulang punggung keluarga terbantahkan.

Baca Juga: Satu Keluarga di Magelang Tewas Diracun, Pelaku Sempat Masukan Zat Ini ke Minuman

Pamannya yang bernama Sukoco menyatakan bahwa Dhio lah yang sering menghabiskan dana orang tuanya sehingga ia dinyatakan bukan tulang punggung keluarga.

Pengakuan 1 bulan yang lalu dari ibunya yang mengatakan pada pamannya bahwa Dhio sempat meminta uang sebesar Rp30 juta untuk kursus bahasa inggris.

Tapi Sukoco meminta sang ibu untuk mengecek dulu informasi kebenaran tentang kursus yang diajukan Dhio tersebut.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 07 Jun 2026, 23:11 WIB

Subsidi Capai Rp400 Miliar, Pemprov DKI Berencana Sesuaikan Tarif Transjabodetabek hingga Fasilitas Layanan

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI akan menyiapkan strategi untuk menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek.

Metropolitan 07 Jun 2026, 22:38 WIB

HUT ke-499 DKI Jakarta, Pramono Anung Berencana Gratiskan Sejumlah Destinasi Wisata hingga Transportasi Umum!

Jelang perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-499  kota Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana akan meng-gratiskan sejumlah destinasi wisata di Ibu kota.

Pendidikan 07 Jun 2026, 22:07 WIB

SPMB DKI Jakarta 2026, DPRD DKI: Siap Mengawal Kebijakan yang Diterapkan

Menanggapi proses SPMB di DKI Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani memastikan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:26 WIB

Viral Pulau Sampah di Pesisir Muara Angke, Pemprov DKI: 100 Personel Diturunkan Bersihkan Sampah Selama 4 Hari

Sempat ramai di media sosial pulau sampah d pesisir Muara Angke, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung minta DLH DKI secara rutin lakukan pembersihan sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:06 WIB

Berhadiah Insentif Pajak! Pemprov DKI Jakarta akan Gelar Gerakan Pilah Sampah untuk Industri Hotel, Restoran hingga Kafe

Berhadiah insentif pajak, Pemprov DKI Jakarta siap gelar kompetisi gerakan pilah sampah untuk sektor industri hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Bisnis 07 Jun 2026, 17:42 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit Baru Lewat Digitalisasi dan Manajemen Risiko Terintegrasi

BTN sukses menekan rasio kredit bermasalah lewat transformasi Loan Factory yang memperkuat kualitas aset dan efisiensi.

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:23 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Dibuka, Pramono Anung: Potensi Jadi Landmark Baru

Resmi dibuka rutin tiap minggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di Car Free Day (CFD) dengan berolahraga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Sport 07 Jun 2026, 11:38 WIB

Raymond-Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, BNI Tegaskan Pentingnya Pembinaan

BNI mengapresiasi Raymond-Joaquin yang lolos ke final Indonesia Open 2026 sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:43 WIB

Pemprov DKI Bekerjasama dengan BMKG Siapkan EWS, Ini Deretan Fungsinya!

Upaya menjadi sistem peringatan dini kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyiapkan early warning system (EWS).

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:14 WIB

Imbauan Gunakan Masker! Kualitas Udara DKI Jakarta Terburuk ke 2 di Dunia, Bisa Picu Penyakit ISPA

Imbauan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk menggunakan masker.

Metropolitan 07 Jun 2026, 09:58 WIB

Dipastikan Cerah! BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 7 Juni Tidak Ada Hujan, Suhu Capai 35 Derajat!

Informasi prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.